Tom Cruise Rupanya Tak Senang dengan Rilis 'Mission: Impossible 7', Kenapa?
imdb
Film

Bintang utama film itu, Tom Cruise, dilaporkan tak senang dengan keputusan ViacomCBS untuk merilis 'Mission: Impossible 7' di Paramount+ 45 hari setelah dirilis di bioskop.

WowKeren - Saat ini memang marak di mana film dirilis secara bersamaan di bioskop dan layanan streaming. Seandainya pun tidak di hari yang sama, rilis di layanan streaming tetap terjadi dengan waktu jeda selama beberapa waktu tertentu.

Tak terkecuali untuk film yang saat ini dinanti-nanti, "Mission: Impossible 7". Namun, bintang utama film itu, Tom Cruise, dilaporkan tak senang dengan keputusan ViacomCBS untuk merilis "Mission: Impossible 7" di Paramount+ 45 hari setelah dirilis di bioskop.

"Mission: Impossible" telah menjadi salah satu waralaba paling konsisten di Paramount Pictures selama 25 tahun terakhir, dan Cruise telah menjadi salah satu bintang terbesar untuk studio. Angsuran terbaru, "Mission: Impossible 7" saat ini akan dirilis pada 30 September.

Paramount telah mengalami perubahan yang cukup besar dengan pengumuman baru-baru ini bahwa Jim Gianopulos mengundurkan diri sebagai CEO Paramount dan Presiden Nickelodeon, Brian Robbins, akan mengambil alih studio. Paramount Pictures dilaporkan memprioritaskan rilis streaming daripada film bioskop.


Menurut THR, Cruise dilaporkan tidak senang dengan keputusan semacam ini. Cruise ingin mempertahankan jendela teater tradisional 90 hari untuk film tersebut. Dengan tanggal rilis saat ini, ini akan menempatkan "Mission: Impossible 7" di Paramount+ sekitar bulan November.

Cruise telah menjadi salah satu pendukung terbesar distribusi teater. Cruise memiliki banyak komitmen untuk membuat film dan membuat film khusus untuk bioskop, dan etos kerja serta keyakinannya mungkin tidak sejalan dengan arah baru Paramount Pictures.

Ini bukan pertama kalinya Paramount Pictures dan Cruise terlibat konflik. Pada Agustus 2006 lalu, tiga bulan setelah perilisan "Mission: Impossible 3", CEO Sumner Redstone mengakhiri kontrak eksklusif studio dengan perusahaan produksi Cruise, Cruise/Wagner Productions. Hal ini dikarenakan kehidupan publik Cruise yang kontroversial.

Namun, Cruise kembali ke studio pada tahun 2011 dengan merilis "Mission: Impossible Ghost Protocol" dan sejak itu telah membintangi film "Jack Reacher" dan "Top Gun: Maverick" yang akan datang.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts