Lituania Ajak Warganya Buang Ponsel Buatan Tiongkok yang Dipasangi Sensor
Dunia

Pusat keamanan siber mengatakan ponsel andalan yang dijual di Eropa oleh raksasa elektronik Tiongkok Xiaomi dirancang untuk mendeteksi dan menyensor istilah-istilah tertentu.

WowKeren - Negara bagian Baltik, Lituania, telah menyarankan kepada warganya untuk tidak membeli merek ponsel buatan Tiongkok. Bagi mereka yang sudah telanjur memilikinya, negara meminta agar dibuang saja secepat mungkin, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Rekomendasi itu muncul setelah negara tersebut menemukan fungsi sensor bawaan di telepon. Dalam sebuah laporan pemerintah, pusat keamanan siber negara di bawah kementerian pertahanan mengatakan pada Selasa (21/9) bahwa ponsel andalan yang dijual di Eropa oleh raksasa elektronik Tiongkok Xiaomi dirancang untuk mendeteksi dan menyensor istilah-istilah tertentu.

Adapun istilah yang dimaksud seperti "Bebaskan Tibet", "Hidup kemerdekaan Taiwan" , dan "gerakan demokrasi". Kemampuan semacam ini memang telah dimatikan pada perangkat lunak ponsel Mi 10T 5G yang pertama kali dirilis pada tahun 2020 untuk wilayah UE. Namun, organisasi keamanan internet mengatakan bahwa fungsi semacam itu bisa diaktifkan kembali dari jarak jauh. Kapan pun dan di mana pun.

Hubungan antara Lituania dan Tiongkok memang telah menurun beberapa waktu belakangan ini. Tiongkok keberatan dengan keputusan Lituania pada bulan Juli yang mendirikan kantor diplomatik timbal balik dengan Taiwan.


Langkah itu dilakukan meskipun ada kecenderungan sekutu Taiwan mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taipei ke Beijing. Kedutaan de-facto Taiwan di Lituania akan menyertakan "Taiwan" dalam namanya, dan disebut "Kantor Perwakilan Taiwan di Lituania".

Sementara itu, Tiongkok baru-baru ini memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak mengizinkan kantor perwakilan Taipei mengubah namanya untuk memasukkan kata "Taiwan". Peringatan ini datang setelah laporan Financial Times yang mengatakan AS "secara serius mempertimbangkan" penggantian nama tersebut.

Tiongkok selama ini memandang pulau Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai bagian dari wilayahnya. Negara ini bersikeras bahwa Taiwan tidak memiliki hak atas pengakuan diplomatik dari negara lain.

Menyatakan keberatannya terhadap langkah Lituania, Beijing telah menarik duta besarnya dari Lituania pada 10 Agustus, dan mengusir duta besar Lituania dari Beijing. Tiongkok mengecam Lituania atas keputusannya, dan kementerian luar negeri-nya mengatakan kepada Lituania untuk segera memperbaiki keputusannya yang salah.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts