Menkes Ungkap Pandemi COVID-19 Bisa Berakhir Dalam 5 Tahun: Belajar Hidup Berdampingan
https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menkes Budi menyebut bahwa pandemi bisa berkahir dalam kurun waktu 5 tahun. Meski demikian, ia menegaskan bahwa virus COVID-19 tidak bisa semata-mata hilang begitu saja.

WowKeren - Pandemi COVID-19 di Indonesia hingga saat ini masih terus membayangi. Pemerintah pun terus berupaya agar bisa segera keluar dari pandemi.

Adapun upaya pemerintah dalam menangani COVID-19 di Indonesia, tampaknya membuahkan hasil yang baik. Seperti yang diketahui, belakangan ini, kasus COVID-19 di Indonesia mengalami perbaikan, bahkan terjadi tren penurunan kasus.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menuturkan bahwa Indonesia masih belum lepas dari pandemi COVID-19. Ia memperingatkan agar masyarakat tidak bereuforia berlebihan atas tren penurunan yang terjadi saat ini.

"Memang enggak ada pandemi yang selesai dalam waktu singkat, yang paling pendek setahu saya itu 5 tahun, juga ada yang sampai puluhan tahun, bahkan ratusan tahun," terang Budi saat menemani Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meninjau vaksinasi COVID-19 di Jakarta Barat, Kamis (23/9). "Jadi kita mesti belajar hidup dengan mereka."


Lebih lanjut, Budi menuturkan bahwa hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan secara cepat mendapatkan vaksinasi COVID-19. Kemudian, tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat. Ia pun menyinggung negara yang kembali meningkat kasusnya, padahal tingkat vaksinasinya tinggi karena abai prokes.

"Terakhir, memang pemerintah perlu memastikan fasilitas tracing, baik dan harus dijalankan dan kalau ada ledakan kecil klaster cepat kita rapikan di klaster itu saja, tidak usah menunggu sampai melebar seperti dulu yang kita alami, sehingga besar dampaknya," jelas Budi.

Budi lantas meyakinkan masyarakat bahwa dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah bisa lebih mengendalikan laju perkembangan COVID-19 di Indonesia. Apalagi saat ini, Indonesia mulai menyusun strategi hidup berdampingan dengan COVID-19, serta mengubah pandemi menjadi endemi.

"InsyaAllah, nanti kita bisa hidup normal dengan ada sedikit perubahan perilaku kita sehari-hari," tandas Budi. Dengan penurunan yang terjadi belakangan ini, tentunya membuat masyarakat bahagia.

Di sisi lain, pemerintah diketahui juga memberikan pelonggaran atas aturan pembatasan aktivitas masyarakat. Salah satunya adalah dengan kembali membuka mal dan memperbolehkan anak di bawah 12 tahun masuk.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts