Taiwan Berharap Bisa Lebih Dikenal Dunia Melalui Platform Media Berbahasa Inggris Pertamanya
Kyodo
Dunia

Wakil Presiden William Lai juga mengatakan bahwa Taiwan+ akan membantu memajukan upaya besar pemerintah untuk meningkatkan kecakapan bahasa Inggris di antara orang-orang Taiwan.

WowKeren - Taiwan baru-baru ini meluncurkan platform streaming berita dan media berbahasa Inggris pertama. Platform itu didanai pemerintah dan dimaksudkan untuk memperluas suara Taiwan ke dunia internasional.

Pada upacara peluncuran 30 Agustus, Presiden Tsai Ing-wen membeberkan tujuan platform bertajuk Taiwan Plus tersebut. Selain menampilkan demokrasi pulau itu, Taiwan melalui platform tersebut ingin menunjukkan kepada dunia keragaman yang mereka miliki. "Dan aspirasi kami untuk berkontribusi pada komunitas internasional," ujarnya.

Menambahkan pernyataan Tsai, Wakil Presiden William Lai mengatakan bahwa Taiwan+ akan membantu memajukan upaya besar pemerintah untuk meningkatkan kecakapan bahasa Inggris di antara orang-orang Taiwan. Berbeda dengan Ketua Legislatif You Si-kun, ia berterus terang tentang tujuan platform baru.

Ia mengatakan itu untuk menentang kampanye lama Beijing yang berusaha memajukan pandangan dunia pro-Tiongkok melalui media berbahasa Inggris. Yang menurutnya, propaganda itu sering kali merugikan Taiwan.


"Untuk waktu yang lama, Partai Komunis Tiongkok telah menekan ruang internasional Taiwan dan menciptakan citra palsu Taiwan," paparnya lebih lanjut. "Yang mengarah ke tantangan diplomatik yang dihadapi Taiwan sekarang."

You berharap dengan platform baru ini, Taiwan bisa melepaskan diri dari intimidasi Tiongkok. "Pembentukan Taiwan+ memungkinkan Taiwan untuk menceritakan kisahnya sendiri kepada dunia melalui suaranya sendiri, sama seperti platform media internasional lainnya," tambahnya.

Sementara itu, Tiongkok telah memiliki sejumlah media online berbahasa Inggris. Tak hanya surat kabar harian, ada juga majalah bulanan hingga agen kawat, radio, dan televisi. The China Global Television Network misalnya, jaringan ini telah mengirimkan konten digital dan mengeklaim telah memiliki 150 juta pengikut di seluruh dunia.

Konten Taiwan+ dapat diakses melalui situs resminya dan aplikasi seluler serta platform media sosial seperti Facebook, YouTube, Twitter, dan Instagram. "Taiwan harus setara dengan standar internasional dalam menceritakan kisahnya secara langsung kepada masyarakat internasional," kata CEO platform Joanne Tsai kepada Kyodo News.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts