'Squid Game' Kembali Tuai Kontroversi Usai Dianggap Merendahkan Wanita
Instagram/netflixkr
TV
Popularitas Squid Game

Selain ketenaran, 'Squid Game' juga menuai kontroversi di mana media Korea Selatan menilai beberapa adegan telah menempatkan wanita pada posisi yang tidak sepatutnya.

WowKeren - Meski "Squid Game" saat ini sedang digandrungi oleh pengguna Netflix di seluruh dunia, drama ini tak lepas dari kontroversi. Setelah dituding meniru sebuah manga jepang berjudul "As The God's Will" dan "Alice in Borderline" kali ini drama garapan sutradara Hwang Dong Hyuk dituding melakukan objektivitasi terhadap tubuh wanita oleh media setempat, Ten Asia.

"Squid Game" yang dirilis pada 17 September lalu menceritakan kisah orang-orang yang terjerat masalah finansial dan mengikuti permainan survival untuk memenangkan banyak uang. Mereka mempertaruhkan hidup agar dapat mengubah nasib.

Seiring dengan popularitasnya, tidak mengherankan jika "Squid Game" juga menuai beragam reaksi. Secara khusus, sebagian netizen mengkritik drama yang dibintangi Lee Jung Jae dan Park Hae Soo ini karena menggambarkan wanita dengan cara tidak pada tempatnya atau semestinya.

Selain alur di mana karakter wanita menggunakan tubuh mereka secara seksual untuk mendapatkan kekuatan, ada pula adegan di mana para pria melontarkan candaan seksis atau merendahkan wanita. Drama ini juga disorot atas adegan di mana tubuh wanita dirusak dengan tujuan penyelundupan organ. Ditambah lagi komentar mengenai pemerkosaan beramai-ramai juga dinilai berlebihan.


Di atas segalanya, adegan yang paling mengejutkan yaitu menempatkan wanita dengan tubuh dicat serupa macan tutul layaknya perabotan. Mereka diperlakukan layaknya ornamen di aula perjamuan VIP. Tampak seorang pria menggunakan dada wanita sebagai bantal dan meletakkan kaki di punggung wanita yang berlutut di lantai sebagai pijakan kaki.

Yang lebih mengecewakan, tidak ada pelanggan wanita di antara VIP di mana semuanya adalah pria. Selain itu, ada pula adegan di mana seorang wanita diserang karena ingin menjadi mandiri dan melarikan diri hingga dicemooh bagaikan Yu Gwan Sun (seorang aktivis kemerdekaan Korea Selatan). Komentar itu dinilai tidak manusiawi karena menggunakan nama "Yu Gwan Sun" untuk mengejek orang lain.

Terlepas dari "Squid Game" mempunyai tujuan satir pada situasi sosial saat ini, media Korea Selatan mempertanyaan apa perlunya melakukan objektivitasi tubuh wanita. Bagaimana menurutmu?

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts