Umi Pipik Dikira Bakar Dupa Saat Pengajian, Reaksinya Tak Terduga
Instagram
Selebriti

Umi Pipik mengunggah video di sebuah kajian Islami bersama para jamaah. Disalah satu video, fans rupanya kepo dengan kepulan asap yang muncul saat Umi Pipik cs sedang hadir di pengajian itu.

WowKeren - Pipik Dian Irawati kerap mengungkap pesan dakwah di sosial media. Baru-baru ini, Umi Pipik juga mengunggah sebuah video ketika ia menghadiri kajian bersama jamaah lainnya.

Sebelum sesi tersebut, Pipik menjelaskan kalau ia dan jamaah biasanya melakukan sholawatan. Biasanya Pipik cs membaca asmaul husna.

"Sebelum memulai taklim , majelis kami membiasakan utk bersholawat mahalul qiyam dan membaca asmaul husna ..wahai Baginda Sayyidina Muhammad sallallahu alaihi wassalam...Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad," tulis janda Ustaz Jeffry Al Buchori ini. "Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, Wahai Rosul salam sejahtera untukmu."

Sementara itu, salah satu video rupanya memicu reaksi penasaran netter. Saat Umi Pipik dan jamaah berkumpul, tampak ada kepulan asap yang dikira dupa oleh netizen.

"Knapa ngajinya pakai bakar dupa?" tanya netter. Menanggapi pertanyaan itu, Umi Pipik menjawab dengan sabar. Ia tak marah dan menegaskan kalau itu bukanlah dupa.


Instagram

Jawaban Umi Pipik

"Itu bukhur wewangian arab, salah satu sunnah rasulullah krn satu yg disenangi rasulullah adl wewangian , jd sunnahnya saat di majlis membakar wewangian .. bisa di searching ya di google ttg bukhur biar tau," ujar Umi Pipik. "Makasih umi penjelasannya," balas netter.

Sementara itu, Umi Pipik pernah dikritik lantaran membocorkan jika Ustaz Jeffry berpoligami. Dikecam publik, Umi Pipik mengungkap soal alasan dibalik pernyataannya itu.

"Kenapa baru sekarang saya membuka ini? Kenapa gak dari dulu saja? Ada pertimbangan kenapa gak dulu saja dibuka karena saat itu saya tidak mau egois dengan diri saya, saya ingin umat fokus saja dengan dakwah almarhum. Saya tidak mau umat kecewa dengan poligami beliau lalu membully atau meninggalkan beliau," ujarnya Mei lalu. "Secara tidak langsung saya menghentikan rejeki beliau, padahal saya masih butuh nafkah beliau karena anak-anak saya masih kecil saat itu."

Selain itu, Umi juga memberitahu hal itu karena tak mau sampai ada pernikahan sedarah bila anak-anaknya dan saudara tiri tak saling kenal. "Tujuan saya supaya suatu saat jika anak ini sudah besar lalu tidak sengaja bertemu anak gadis saya dan mereka menjalin hubungan, tanpa mereka tau ternyata mereka sedarah, ini yang tidak boleh dalam agama. Jadi sekali lagi fokus saya hanya kepada putra almarhum saja," ujar Umi.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts