Ditinggal El Ibnu, Elkasih Reborn Rilis Single 'Kemarau Cinta' Lewat Perjuangan Panjang
Instagram/elkasihband
Musik

Elkasih Reborn baru saja merilis single terbaru yang berjudul 'Kamarau Cinta' tak lama usai ditinggal El Ibnu. Elkasih pun berbagi cerita mengenai proses produksi lagu terbaru mereka.

WowKeren - Tak lama setelah El Ibnu hengkang, Elkasih merilis single baru berjudul "Kemarau Cinta". Proses produksi "Kemarau Cinta" bisa dibilang cukup melelahkan dan penuh perjuangan. Terlebih, rekaman lagu dan pembuatan video klip lagu itu bertepatan dengan penetapan PPKM Level 4 di Jakarta-Bali.

"Iya alhamdulillah hari ini kami berhasil launching single terbaru dari Elkasih reborn berjudul Kemarau Cinta, sudah ada di YouTube juga. Harapan kami semoga single video klip single ini bisa lebih baik dari single sebelumnya," ujar keyboardis Elkasih, El Ari dalam peluncuran single "Kemarau Cinta" di Museum Satria Mandala, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

"Jadi di single ini kita cukup banyak perjuangannya karena bersamaan dengan PPKM level 4 itu ya paling ketat, banyak yang tertunda juga tapi akhirnya bisa kita lewati untuk pembuatan video dan rekaman single ini," sambungnya.

"Kemarau Cinta" merupakan kelanjutan kisah El Septa di single "Muntaber". El Septa yang di-ghosting oleh seseorang mencoba lari ke tempat yang lebih aman untuk menghindari perempuan tersebut.


"Lanjutan dari Muntaber kemarin, seperti yang saya bilang tadi El Septa kan di ghosting, di Kemarau Cinta ini dia cari yang ghosting. Ternyata si cewek itu nggak ada sebenarnya. Nah dia menghantui Septa ke manapun dia pergi," jelas El Ari.

"Septa ke kota dia hantui, Septa ke hutan dia hantui. Dan kita ini bersama-sama mencari tempat yang aman daripada kita lari ke kota nggak aman, lari ke hutan juga gitu. Secara simbolis ya kayak gitu lah kira-kira," sambungnya.

Dalam proses pembuatan video klip Kemarau Cinta pun juga terjadi sejumlah kendala. Meski begitu, para personel Elkasih pun mampu mencari jalan keluar hingga akhirnya "Kemarau Cinta" bisa dirilis.

"Kita kan rencana syutingnya tadinya di Bandung. Itu ada empat lokasi, di Braga, Asia Afrika, di hutan pinus Cikole, di studio latihan dan Cikarang. Ada lima lokasi yang kita jadiin tempat untuk syuting," ungkapnya.

"Tapi kendalanya gitu, kita udah coba untuk mengajak director lain tapi mereka nggak sanggup karena situasi PPKM itu. Akhirnya kita memberanikan diri untuk buat sendiri aja deh mungkin lebih fleksibel bisa nyelusup-nyelusuplah gitu. Alhamdulillah akhirnya bisa terlaksana," pungkas El Ari.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts