'Squid Game' sukses menduduki daftar teratas Netflix di banyak negara. CEO Ted Sarandos mengungkap 'Squid Game' menjadi drama non-Inggris paling sukses di platform tersebut.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Kamis, 30 September 2021 - 11:40 WIB
WowKeren - Sutradara "Squid Game" Hwang Dong Hyuk belum lama ini menjalani wawancara dengan media Yonhap News. Ia mengaku bahwa kesuksesan drama garapannya adalah "sebuah kejutan" menambahkan betapa luar biasanya popularitas "Squid Game" hanya dalam waktu satu minggu.
"Squid Game" dengan cepat menduduki daftar teratas Netflix di banyak negara. CEO Ted Sarandos baru-baru ini mengakui bahwa menurutnya "Squid Game" akan menjadi drama non-Inggris paling sukses di platform tersebut.
Lantas apakah alasan "Squid Game" begitu populer? Sutradara Hwang Dong Hyuk mengungkap alasan utama drama garapannya sangat sukses di mata penonton adalah karena 1 kunci jawaban yakni "kesederhanaan".
Kesederhanaan yang dimaksud adalah permainan yang harus dihadapi para pemain. Berdasarkan permainan anak-anak tradisional Korea, enam putaran mencakup uji coba dasar seperti tarik tambang dan memotong bentuk dari permen dalgona.
Karena permainannya sederhana dan mudah, Hwang Dong Hyuk mengatakan pemirsa dapat membenamkan diri dalam elemen yang lebih dalam dari drama yaitu karakter dan komentar tentang masyarakat yang kompetitif.
"Aku juga berpikir orang-orang tertarik dengan ironi bahwa orang dewasa yang putus asa mempertaruhkan hidup mereka untuk memenangkan permainan anak-anak. Permainannya sederhana dan mudah, sehingga pemirsa dapat lebih fokus pada setiap karakter daripada aturan permainan yang rumit," ujar sutradara Hwang Dong Hyuk.
Sutradara Hwang Dong Hyuk mengatakan bahwa meskipun "Squid Game" berbagi elemen dengan tayangan survival populer seperti "The Hunger Games" dan "Battle Royale", itu juga membedakan dirinya dengan narasi yang lebih unik dan konten yang berbeda.
"Kupikir 'Squid Game' berbagi kerangka kerja dan beberapa alat stereotip dramatis dengan tayangan bertahan hidup sebelumnya, tetapi konten dan narasinya berbeda dari mereka," ungkap sutradara Hwang Dong Hyuk.
Anehnya, sutradara mengakui bahwa meskipun ia menulis cerita "Squid Game" asli sebagai skenario film sekitar sepuluh tahun yang lalu, pada awalnya ia ditolak oleh investor Korea karena kekerasan dan sensasionalisme. Tapi untungnya, Netflix melihat visinya ketika dia memasukkannya ke dalam cerita sekitar dua tahun lalu.
(wk/amal)