Medina Zein Blak-blakan Ngaku Idap Bipolar Usai Ancam Bakal Bom Rumah Crazy Rich Surabaya
Instagram/medinazein
Selebriti
Kontroversi Medina Zein

Medina Zein mengaku sedang menjalani pengobatan untuk gangguan bipolar yang diidapnya. Lantas adakah hubungannya sakit Medina ini dengan ancaman mengerikan yang dilontarkannya pada Crazy Rich Surabaya?

WowKeren - Medina Zein resmi dilaporkan Crazy Rich Surabaya, Uci Flowdea ke Polda Metro Jaya pada Senin (11/10). Alasan kuat Uci melaporkan Medina lantaran ia mendapatkan ancaman mengerikan.

Selain diancam bakal dimasukkan ke penjaran, Uci juga mengatakan bahwa Medina berniat untuk mengebom rumahnya. "Dia bilang, 'Hati-hati ya kamu akan aku bom kamu'. Dia jelasin juga, 'Selamat mau masuk sel, bawa pop mie, bawa indomie bawa selimut'," beber Uci Flowdea di Polda Metro Jaya.

Usai heboh pengakuan Uci Flowdea tersebut, Medina Zein tiba-tiba membuat unggahan di Instagram yang cukup mengejutkan. Ia membagikan potret tangannya yang sedang diinfus. Tak menyebut sedang sakit apa, tapi Medina menyematkan emoji saat seseorang sedang demam.

Di unggahan lainnya, istri Lukman Azhari itu buka-bukaan membeberkan soal gangguan bipolar yang diidapnya. Medina mengaku lelah dan bosan terus-terusan harus mengonsumsi banyak obat.

Medina Zein Blak-blakan Ngaku Idap Bipolar Usai Ancam Bakal Bom Rumah Crazy Rich Surabaya

Instagram Story


Sejujurnya, Medina ingin berhenti dari ketergantungannya dengan obat-obat yang diresepkan dokter itu. Saat ini, ia sedang memikirkan saran dokter untuk melakukan terapi ke Amerika Serikat. Seperti halnya yang dilakukan aktris cantik Marshanda.

"Ini obat bipolar yang aku konsumsi setiap hari. Setelah konsultasi sama dokter yang sudah therapy aku selama 2 tahun ini," ungkap Medina, Selasa (12/10). "Aku disarankan berobat ke USA menjalani therapy di sana karena aku bener2 ingin berhenti konsumsi obat sebanyak ini karena sayang sama ginjal aku."

Medina Zein juga sempat menanyakan kepada para followers-nya mengenai terapi ketamin. "Ada yang tau/pernah Ketamin therapy?" ujarnya.

Ketamin sendiri adalah obat yang digunakan untuk mengatasi beberapa permasalahan penyakit mental. Ketamine dosis tunggal memiliki aksi cepat pada gejala depresi, dan reaksi ini bertahan bahkan selama seminggu. Sebuah meta-analisis baru-baru ini menunjukkan kemanjuran Ketamine dari hari pertama pada pasien depresi unipolar dan bipolar.

Sementara itu, Medina Zein sempat ditangkap polisi terkait kasus narkoba pada 2019 lalu. Ia diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis amfetamin. Dan ternyata, obat yang dikonsumsi Medina ini berhubungan dengan gangguan bipolar yang diidapnya.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts