AS Disebut Akan Buka Perbatasan Darat Untuk Seluruh Pelancong yang Sudah Divaksin Mulai November
Dunia
Pandemi Virus Corona

Aturan baru ini akan diumumkan pada Rabu (13/10). Namun pejabat senior administrasi anonim yang meninjau kebijakan tersebut membocorkannya sebelum pengumuman resmi pada Selasa (12/10) malam.

WowKeren - Amerika Serikat (AS) disebut akan kembali membuka perbatasan daratnya untuk perjalanan non-esensial mulai bulan depan. Aturan baru ini akan memungkinkan warga negara asing (WNA) yang telah divaksinasi penuh untuk memasuki AS, terlepas dari alasan perjalanan, mulai awal November.

Adapun aturan baru ini akan diumumkan pada Rabu (13/10). Namun pejabat senior administrasi anonim yang meninjau kebijakan baru tersebut membocorkannya sebelum pengumuman resmi pada Selasa (12/10) malam.

Sebagai informasi, AS telah membatasi perjalanan kendaraan, kereta api dan feri antara negaranya dengan Kanada dan Meksiko hanya untuk perjalanan esensial sejak awal pandemi COVID-19. Pelaku perjalanan penting yang hendak memasuki AS, seperti pengemudi truk, bahkan telah diwajibkan menerima vaksinasi COVID-19 penuh sejak pertengahan Januari 2021 lalu.

Meksiko dan Kanada telah menekan AS selama berbulan-bulan untuk melonggarkan pembatasan perjalanan yang telah memisahkan keluarga dan membatasi perjalanan liburan sejak awal pandemi tersebut. Pemerintah AS sendiri bulan lalu telah mengumumkan akan mengakhiri larangan penerbangan internasional berdasarkan negara, dan hanya akan mewajibkan vaksinasi untuk WNA yang akan masuk lewat jalur udara.


Pejabat menyatakan kedua aturan perjalanan tersebut akan berlaku mulai awal November. Namun mereka tidak mengungkapkan tanggal pastinya.

Menurut pejabat tersebut, para pelancong yang memasuki AS dengan kendaraan, kereta api, dan feri akan ditanyai tentang status vaksinasi mereka sebagai bagian dari proses penerimaan standar Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS. Atas kebijaksanaan petugas, bukti vaksinasi para pelancong akan diverifikasi dalam proses penyaringan sekunder.

Berbeda dengan perjalanan udara yang membutuhkan bukti tes COVID-19 negatif, para pelancong yang memasuki AS lewat jalur darat atau laut tak perlu menunjukkan hasil tes asal telah divaksinasi.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan bahwa AS akan menerima pelancong yang telah divaksinasi penuh dengan salah satu vaksin COVID-19 yang disetujui WHO, bukan hanya yang digunakan di AS saja. Namun para pejabat mengatakan bahwa CDC masih bekerja untuk memformalkan prosedur penerimaan pelancong yang menerima dua dosis vaksin yang berbeda, seperti yang cukup umum di Kanada.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts