Dirut Bantah Kabar Pasien COVID-19 di RSCM Sedang Naik dan Ungkap Data Ini
AFP/JIJI
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, dr Lies Dina Liastuti, juga menyatakan bahwa pihaknya telah siap apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus COVID-19.

WowKeren - Kasus COVID-19 dilaporkan kembali bermunculan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada bulan Oktober 2021 ini. Direktur Utama dr Lies Dina Liastuti lantas memberikan klarifikasi tentang isu pasien COVID-19 melonjak di RSCM.

"Saat ini beredar secara viral berita tentang RSCM yang menyatakan angka COVID sedang naik. Berita tersebut sebetulnya tidak benar karena tidak dikuatkan oleh manajemen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," tegas Lies dalam video yang diunggah ke akun Instagram RSCM, dikutip Jumat (22/10).

Lebih lanjut, Lies menjelaskan bahwa kasus COVID-19 sudah sangat turun dan melandai pada bulan September hingga Oktober ini. Menurutnya, kasus yang masuk ke RSCM dalam bulan September dan Oktober hanya mencapai berkisar antara 2-10 pasien per harinya.

"Dan yang terkonfirmasi COVID hanya nol sampai empat pasien. Demikian pula angka perawatan kami per hari ini tidak melebihi 10 orang," ungkapnya. "Jadi angka-angka ini mencerminkan betul data dari pemerintah pusat bahwa DKI zona hijau."


Meski demikian, Lies menyatakan bahwa pihaknya telah siap apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus COVID-19. Walaupun sebenarnya mereka juga berharap tidak ada lonjakan yang akan terjadi ke depannya.

"Kami mempunyai kapasitas yang cukup besar, namun sekarang telah kami tutup, kami jadikan layanan non-COVID," paparnya. "Tenaga kesehatan yang selama ini merawat pasien-pasien COVID telah kami kembalikan kepada layanan non-COVID. Tetapi mereka masih bisa untuk kembali seandainya ada lonjakan."

Meski telah mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan COVID-19, Lies menegaskan bahwa pihaknya berharap hal tersebut tak akan terjadi. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

"Agar kondisi ini tetap stabil, rendah, dan kita semua akan segera keluar dari pandemi ini," pungkasnya. "Sudah akhir tahun, mari kita bersama-sama semangat untuk meneruskan rencana kita menjalani kehidupan normal di kemudian hari melalui protokol kesehatan yang kita patuhi."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts