Pabrik Mesiu di Rusia Terbakar dan Meledak, 16 Orang Jadi Korban Tewas
Dunia

Pabrik Elastik yang memproduksi mesiu di tenggara Moskow, Rusia, dilaporkan terbakar dan meledak. Sebanyak 16 orang terbunuh dalam peristiwa memilukan ini, dengan beberapa pekerja lain hilang.

WowKeren - Kecelakaan maut tak terhindarkan terjadi di Rusia. Sebuah pabrik mesiu terbakar dan meledak hingga menyebabkan setidaknya 16 orang meninggal dunia.

Pabrik Elastik yang di region Ryazan, Rusia, mengalami insiden maut ini pada Jumat (22/10) waktu setempat. Pabrik ini terletak sekitar 170 mil di bagian tenggara Moskow, demikian dilaporkan Kementerian Kegawatdaruratan Rusia, dilansir dari UPI.

Para korban selamat dari peristiwa ini pun dalam kondisi yang memerlukan perawatan intensif. Termasuk seorang penyintas yang mengalami luka bakar sangat parah dan harus dilarikan ke rumah sakit sesegera mungkin.

"Dia mengalami luka bakar di 80 persen permukaan kulitnya," kata perwakilan Kementerian Kesehatan, Alexei Kuznetsov, kepada Interfax. Bukan hanya korban tewas dan cedera parah, beberapa pekerja di pabrik tersebut banyak yang hilang.

Dengan skala kerusakan yang begitu besar, tentu menjadi pertanyaan apa yang menyebabkan ledakan maut tersebut. Otoritas menyatakan kebakaran dan ledakan tersebut disebabkan oleh kelalaian dalam proses produksi.


Jelas kecelakaan maut ini menambah panjang daftar krisis yang harus dihadapi Rusia. Pasalnya saat ini Rusia juga tengah menghadapi lonjakan kasus kematian akibat COVID-19, yang bahkan mencapai rekor tertinggi selama pandemi yakni mencapai 1.015 pada Selasa (19/10).

Krisis yang dialami pun dikaitkan dengan tingkat vaksinasi COVID-19 yang masih rendah di negara tersebut. Sebab dari 146 juta jiwa, baru sekitar sepertiga populasi Rusia yang sudah divaksinasi COVID-19.

"Mayoritas pasien ICU yang kondisinya parah belum divaksinasi," kata Dr. Georgy Arbolishvili kepada The Associated Press. "Negara-negara dengan tingkat capaian vaksinasi tinggi tidak memiliki angka kematian yang buruk."

Tingginya kasus kematian COVID-19 harian di Rusia disebut Arbolishvili "menyebabkan keputusasaan". Adapun total jumlah kematian akibat COVID-19 di Rusia kini mencapai angka 225.325 dan menjadi yang tertinggi di Eropa.

Sedangkan angka vaksinasinya masih rendah akibat keragu-raguan dan skeptisisme warganya terhadap vaksinasi COVID-19. Padahal Rusia merupakan salah satu negara pengembang dan produsen vaksin COVID-19, yang berarti stok mereka pun berlimpah.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts