Setelah naik kereta di gerbong ke-8 dari depan dan menikam seorang pria berusia 70-an, pelaku pindah ke gerbong ke-6 dan menuangkan cairan serta membakar kursi.
- Bertilia Puteri
- Senin, 01 November 2021 - 08:26 WIB
WowKeren - Seorang pria yang mengenakan kostum Joker menyalakan api dan menyerang sejumlah penumpang kereta Keio Line di Tokyo pada Minggu (31/10). Insiden ini menyebabkan 17 orang terluka, dengan satu orang menderita luka berat.
Polisi pun telah berhasil menangkap pelaku yang bernama Kyota Hattori (24) dengan dugaan percobaan pembunuhan. Menurut penyelidik, Hattori "ingin membunuh orang dan diberi hukuman mati". Pria tersebut juga mengaku telah menumpahkan bahan bakar cair di kereta itu.
Menurut polisi, Hattori merujuk sebuah insiden pada bulan Agustus di kereta komuter Odakyu Electric Railway di Tokyo dalam melancarkan aksinya ini. Kala itu, seorang pria menikam 10 penumpang di dalam kereta di tengah peningkatan keamanan untuk Olimpiade Tokyo.
Salah satu korban dalam insiden kali ini adalah pria berusia 70-an yang mengalami kondisi kritis usai ditikam di bagian dada. Sedangkan 16 korban lainnya mengalami luka ringan, termasuk karena menghirup asap.
Insiden ini terjadi di kereta 10 gerbong yang menuju Shinjuku dari Hachioji di barat Tokyo. Pada saat kejadian, para penumpang panik hingga berusaha melarikan diri melalui jendela kereta.
Tersangka disebut-sebut sempat mengacungkan benda yang diduga pisau dapur dan memegang botol plastik kala ia berjalan melewati kereta. Setelah naik kereta di gerbong ke-8 dari depan dan menikam pria berusia 70-an itu, Hattori pindah ke gerbong ke-6 dan menuangkan cairan serta membakar kursi. Asap pun memenuhi kereta tersebut
Seorang saksi mata yang berjarak sekitar satu meter dari pelaku mengira pisau yang dibawanya memiliki noda darah palsu. "Ku pikir itu lelucon Halloween," ungkapnya dikutip dari Kyodo News.
Kereta tersebut kemudian melakukan pemberhentian darurat di Chofu, Tokyo barat. Api di dalam gerbong pun dapat dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit usai lebih dari 40 kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan.
Para saksi mata mengunggah sejumlah foto dan video insiden tersebut ke media sosial. Orang-orang terlihat memanjat keluar dari jendela gerbong ke peron setelah pintu gagal segera terbuka ketika kereta berhenti. Jeritan bisa terdengar dan seseorang berkata, "Lari."
Petugas polisi terlihat memasuki gerbong kereta tempat tersangka duduk. Hattori dilaporkan tidak melakukan perlawanan kala ditahan.
"Saya melihat seorang wanita menangis dan menggigil. Saya pikir saya akan mati," kata salah satu penumpang.
(wk/Bert)