PD 'Girls Planet 999' Terpaksa Kesampingkan Talenta Trainee Selama Tahap Audisi, Kenapa?
Instagram/girlsplanet999
TV
Demam Girls Planet 999

Baru-baru ini, sutradara produksi 'Girls Planet 999' berbicara banyak tentang proyek program audisi yang berhasil membentuk grup Kep1er. Terpaksa mengesampingkan talenta dalam penilaian, begini alasan sang PD.

WowKeren - Program audisi idol "Girls Planet 999" telah selesai dan berhasil menemukan para pemenang. Namun untuk menemukan para trainee kontestan, sutradara produksi (PD) Kim Shin Young menceritakan bahwa timnya membutuhkan banyak sekali usaha.

Seperti diketahui, "Girls Planet 999" sudah menelurkan girl grup global bernama Kep1er dengan 9 member yang berasal dari 3 negara yang berbeda yakni Korea Selatan, Jepang dan Tiongkok. Mereka terdiri dari Kim Chae Hyun, Huening Bahiyyih. Choi Yujin, Kim Da Yeon, Seo Young Eun, Kang Ye Seo, Ezaki Hikaru, Sakamoto Mashiro, dan Shen Xiaoting.

Dalam sebuah wawancara dengan media lokal, PD Kim mengungkapkan bahwa dirinya sudah menentukan kriteria khusus dalam menyaring trainee sebelum kompetisi dimulai. Menurutnya, mereka yang hanya ingin mengejar ketenaran karena K-Pop saat ini telah mendunia akan langsung keluar dari daftarnya. Bahkan ia terpaksa harus mengesampingkan penilaian berdasarkan kemampuan selama tahap penyaringan.

"Hal terpenting dalam proses penyaringan adalah 'ketulusan dalam K-Pop. Khususnya, untuk para pelamar dari luar negeri, upaya terbesar dilakukan untuk menyaring mereka yang melamar dengan pemikiran singkat seperti, 'Haruskah kita mencobanya kareka status global K-Pop berkembang?' Kami memilih sebagian besar peserta yang mencintai K-Pop dan bersemangat," kata PD Kim Shin Young.


Akan tetapi, perbedaan kemampuan trainee juga menjadi pekerjaan rumah bagi tim produksi. Sehingga menurut penuturan Kim Shin Young, mereka pada akhirnya tidak hanya memilih para peserta yang bertalenta dan menerapkan standar penilaian lain.

"Bahkan di antara trainee dari wilayah yang sama ada perbedaan kemampuan karena periode persiapan idol juga berbeda. Tentu saja, karena sistem pelatihan K-Pop berbeda dari satu daerah ke daerah lain, harus ada perbedaan dalam tingkat keterampilan rata-rata," ungkap PD Kim.

Kemudian sang sutradara melanjutkan, "Namun, untuk mengatasi masalah ini, kami tidak memilih peserta hanya berdasar keterampilan saja. Seperti yang disebutkan tadi, bahkan jika tidak ada kesempatan berlatih yang tepat, saya fokus pada seberapa serius anda tentang K-Pop. Jadi saya memutuskannya demikian."

Meninjau ulang bagaimana tim produksi berusaha mewujudkan "Girls Planet 999" sesuai rencana, PD Kim menganggap itu semua karena andil para pemirsa dan penggemar setia. "Itu adalah perjalanan yang panjang dan berat bagi tim produksi juga para trainee, tetapi kupikir kami bisa melewatinya sampai akhir berkat minat dan cinta pemirsa global," tutupnya.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts