Tiongkok Minta Warganya Timbun Bahan Keperluan Sehari-hari, Ada Apa?
Dunia

Pemberitahuan itu disampaikan oleh Kementerian Perdagangan melalui situsnya pada Senin (1/11) yang mendesak setiap keluarga agar menyimpan sejumlah kebutuhan sehari-hari.

WowKeren - Pemerintah Tiongkok telah mendesak warganya untuk menimbun kebutuhan sehari-hari mereka. Pemerintah juga meminta pihak berwenang untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan pasokan makanan tersedia dalam jumlah yang memadai.

Hal itu seiring dengan langkah ketat negara tersebut untuk menahan wabah COVID-19. Sebuah pemberitahuan yang diposting di situs web Kementerian Perdagangan pada Senin (1/11) mendesak "keluarga untuk menyimpan sejumlah kebutuhan sehari-hari yang diperlukan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan keadaan darurat".

Kendati demikian, arahan itu tidak menjelaskan lebih jauh apakah instruksi tersebut berkaitan dengan kondisi kekurangan makanan atau dimotivasi oleh kekhawatiran bahwa tindakan COVID-19 dapat mengganggu rantai pasokan. Tiongkok diketahui semakin mengambil langkah ketat untuk menahan gelombang baru.

Sebelumnya, negara itu diketahui telah berhasil menjaga angka infeksi COVID-19 relatif rendah melalui strategi penutupan perbatasan, penguncian yang ditargetkan, hingga periode karantina yang panjang. Langkah ketat diambil terutama menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing yang akan dimulai pada 4 Februari mendatang.


Pemberitahuan Kementerian Perdagangan juga mengatakan kepada pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah agar memfasilitasi produksi pertanian, menjaga kelancaran rantai pasokan, maupun memastikan bahwa cadangan pangan regional mencukupi. Tak hanya COVID-19, Tiongkok rupanya tengah dihadapkan pada masalah lain.

Negara ini telah terpukul selama dua tahun terakhir oleh banjir musim panas yang parah. Banjir berdampak pada hasil pertanian sehingga harga pun menjadi naik. Pada akhirnya, hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa masalahnya dapat menjadi lebih buruk karena perubahan iklim membawa cuaca yang semakin ekstrem.

Sebelumnya, pemerintah tahun lalu meluncurkan kampanye nasional untuk mengurangi pemborosan makanan. Kampanye tersebut dipelopori oleh Presiden Xi Jinping di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang keamanan pangan selama pandemi COVID-19.

Baru-baru ini pemerintah mendesak warganya agar tak membuang-buang makanan. Tak hanya departemen pemerintah, sektor katering dan sekolah diminta untuk mengelola porsi makanan dan menghindari perilaku boros.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait