Belum ada klaim mengenai siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, saksi mengatakan ada sejumlah pejuang afiliasi ISIL (ISIS) yang memasuki rumah sakit.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 02 November 2021 - 19:52 WIB
WowKeren - Dua ledakan telah menghantam sebuah rumah sakit militer terbesar Afghanistan di Kota Kabul pada Selasa (2/11). Akibat insiden itu, sedikitnya 19 orang dilaporkan tewas dan 43 lainnya mengalami luka-luka.
Kabar itu disampaikan oleh sumber kementerian dalam negeri kepada Al Jazeera. Ledakan itu diikuti oleh tembakan, di mana suara tembakan juga terdengar di dekat rumah sakit militer Sardar Mohammad Daud Khan di ibu kota Afghanistan, menurut saksi mata dan juru bicara pemerintah.
Wakil juru bicara Imarah Islam Bilal Karimi mengatakan bahwa setidaknya terjadi dua ledakan terjadi di pintu masuk rumah sakit yang memiliki 400 tempat tidur di distrik 10 Kabul tersebut. Menurut saksi mata yang mengatakan kepada Al Jazeera, ledakan berasal dari bom mobil.
"Pasukan keamanan dikerahkan ke daerah itu," kata Bilal di Twitter. "Tidak ada informasi mengenai korban."
Sebelumnya, juru bicara kementerian dalam negeri Saeed Khosty mengatakan ada korban dalam ledakan itu, namun ia tidak mengonfirmasi berapa jumlah korban yang tewas. Foto-foto yang dibagikan oleh warga menunjukkan kondisi setelah ledakan dengan kepulan asap menyelimuti bekas zona diplomatik di daerah Wazir Akbar Khan di Kabul tengah.
Hingga kini, belum ada klaim mengenai siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, kantor berita resmi Bakhtar mengutip saksi mengatakan ada sejumlah pejuang afiliasi ISIL (ISIS) yang memasuki rumah sakit dan sempat bentrok dengan pasukan keamanan.
Ledakan ini menambah daftar serangan dan pembunuhan yang terus bertambah sejak Taliban berhasil merebut pemerintahan Afghanistan pada Agustus lalu. Sementara itu, seorang petugas kesehatan rumah sakit yang berhasil melarikan diri menggambarkan kondisi ketika insiden terjadi.
Ia mengatakan telah mendengar ledakan besar diikuti oleh suara tembakan yang berlangsung selama beberapa menit. Sekitar 10 menit kemudian, terjadi ledakan kedua yang lebih besar. Tidak jelas apakah ledakan dan tembakan itu berada di dalam kompleks rumah sakit.
(wk/zodi)