Bos Amazon Jeff Bezos meluncurkan program baru penyelamatan lingkungan. Salah satunya lewat pos dana senilai USD2 miliar (setara Rp28,6 triliun) untuk menyelesaikan isu tersebut.
- Elvariza Opita
- Rabu, 03 November 2021 - 14:13 WIB
WowKeren - Sebagai pendiri dan petinggi Amazon, Jeff Bezos merupakan salah satu orang terkaya di dunia. Ia pun menggawangi misi ke luar angkasa bersama Blue Origin yang perdana diuji coba pertengahan 2021.
Tak disangka, perjalanan singkatnya ke luar angkasa itu membuat Bezos mendapat ilham untuk serius menyelamatkan dunia. Tak tanggung-tanggung, Bezos pun siap menggelontorkan hingga USD2 miliar (setara Rp28,6 triliun) untuk proyek pemulihan habitat alami dan meningkatkan sistem pangan global.
Rencana ini Bezos sampaikan saat menghadiri KTT COP26 di Glasgow, Skotlandia. Bezos menilai industri swasta juga harus berperan aktif dalam menangani krisis lingkungan alih-alih menyerahkan sepenuhnya kepda pemerintah.
Bezos juga berjanji perusahaannya akan menjadi pelopor dan pemimpin dalam langkah penyelamatan lingkungan ini. Salah satunya dibuktikan lewat pembentukan program Dana Bumi Bezos (Bezos Earth Fund) senilai USD10 miliar. Program ini akan mendukung secara finansial langkah-langkah perlindungan iklim dan lingkungan.
Sebagian dari USD2 miliar yang dijanjikannya di COP26 akan digunakan untuk mendukung rencana penghentian deforestasi di seluruh dunia pada 2030. Sebagai pengingat, kesimpulan ini diteken oleh lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia.
Meski gagasan untuk menyelamatkan lingkungan bukan barang baru, namun Bezos merasa semua upaya harus dikerjakan semaksimal dan secepat mungkin setelah ia melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama Blue Origin. Pada kesempatan itu, Bezos menyadari bahwa Bumi begitu terbatas dan rapuh.
"Saya diberitahu bahwa melihat Bumi dari luar angkasa mengubah lensa dari mana Anda melihat dunia," kata Bezos, dikutip dari The Guardian, Rabu (3/11). "Tapi saya tidak siap untuk melihat seberapa nyata klaim tersebut."
"Melihat kembali ke Bumi dari atas sana, atmosfer tampak begitu tipis, dunia begitu terbatas dan rapuh. Sekarang, di tahun yang kritis ini, kita semua harus berdiri bersama untuk melindungi dunia kita," imbuh Bezos.
Bezos menegaskan, krisis iklim tidak bisa diselesaikan semata dengan mengandalkan pemerintah. Di sisi lain, Amazon juga siap membantu memobilisasi USD1 miliar untuk melindungi hutan hujan di seluruh dunia.
(wk/elva)