Malaysia Ingatkan Bagi PNS Yang Tak Mau Divaksinasi COVID-19 Akan Diberi Sanksi Tegas
AFP/JIJI
Dunia

Pemerintah negara bagian Malaysia yakni Penang menuturkan bahwa PNS sebagai garda terdepan harus melaksanakan vaksinasi COVID-19. Apabila tidak melakukan vaksin, akan ada hukuman.

WowKeren - Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, vaksinasi menjadi suatu hal yang dinilai sangat penting dan perlu dilakukan untuk melindungi diri dari paparan virus Corona. Seperti yang diketahui, masing-masing pemerintah di negara dunia saat ini tengah menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 kepada penduduknya.

Salah satu negara yang juga tengah menggencarkan vaksinasi COVID-19 adalah Malaysia. Exco negara bagian Penang, Jagdeep Singh Deo bahkan pada Rabu (3/11) hari ini, memperingatkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) bahwa tindakan disipliner tegas akan diambil terhadap mereka yang menolak menerima vaksin COVID-19 tanpa alasan yang jelas dan sah.

Lebih lanjut, Jagdeep menuturkan bahwa sudah menjadi tugas seluruh PNS sebagai garda terdepan untuk melakukan vaksinasi penuh COVID-19. Menurutnya, Departemen Layanan Umum telah mengumumkan bahwa mulai 1 November 2021 dan seterusnya, wajib bagi semua PNS untuk menerima vaksin COVID-19.


"Penang menganggap ini serius jadi ini sekarang November dan kami akan mengambil tindakan disipliner terhadap mereka yang belum mendaftar dan masih menolak untuk divaksinasi," terang Jagdeep dalam konferensi, Rabu (3/11) pagi ini.

Selanjutnya, Jagdeep mengatakan bahwa satu-satunya pengecualian akan diberikan kepada mereka yang memiliki alasan yang jelas dan sah untuk menolak vaksinasi COVID-19, misalnya seperti masalah medis. Saat ini, total ada 6.987 PNS di bawah dua dewan kota di negara bagian, dengan 3.028 di Dewan Kota Pulau Penang (MBPP), dan 3.959 di Dewan Kota Seberang Perai (MBSP).

Jagdeep mengungkapkan dari total 6.987 PNS tersebut, sebanyak 99,31 persen di antaranya telah mendapatkan vaksinasi lengkap. Sedangkan 40 orang atau 0,57 persen lainnya belum terdaftar untuk divaksinasi atau menolak divaksin.

Jagdeep merinci, dari 40 orang tersebut, 22 di antaranya merupakan berasal dari MBPP, dan sisanya dari MBPP. "Kami telah mencapai nol kasus COVID-19 di Penang sebelum ini dan saya yakin kami dapat melakukannya lagi," tandas Jagdeep.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait