Kondisi pandemi COVID-19 di Jepang diketahui semakin menunjukkan perbaikan. Bahkan baru-baru ini melaporkan tidak adanya kematian akibat COVID-19 dalam 15 bulan terakhir.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Senin, 08 November 2021 - 12:38 WIB
WowKeren - Pandemi COVID-19 hingga saat ini masih membayangi negara di dunia. Masing-masing negara tengah berupaya untuk bisa segera keluar dari pandemi yang sejauh ini telah menjadi wabah global.
Pada Minggu (7/11), Jepang melaporkan tidak adanya kematian akibat COVID-19 untuk pertama kalinya dalam sekitar 15 bulan terakhir. Berdasarkan keterangan dari pihak berwenang ini terjadi di tengah kemajuan dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dan penyebaran obat-obatan.
Selain itu, di hari yang sama, Jepang juga melaporkan adanya pertambahan kasus baru sebanyak 162 infeksi, dengan jumlah pasien dengan gejala parah tetap tidak berubah dari hari sebelumnya di angka 100 kasus. Angka ini berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.
Melansir Kyodo News, Jepang terakhir melaporkan tidak adanya kasus kematian akibat COVID-19 itu pada 2 Agustus tahun 2020. Sementara untuk kasus kematian akibat COVID-19 pertama di Jepang dilaporkan pada Februari 2020, dengan jumlah kematian kumulatif sebanyak 10 ribu pada April 2021.
Sedangkan untuk puncak angka kematian harian mencapai lebih dari 200 pada pertengahan Mei 2021. Meski demikian, baru-baru ini telah mengalami penurunan dan berada di level satu digit.
Menurut pemetintah, tingkat vaksinasi COVID-19 di Jepang sudah mencapai sekitar 73 persen dari seluruh penduduk telah mendapatkan vaksinasi penuh. Sementara untuk obat-obatan bagi pasien COVID-19 seperti casirivimab dan imdevimab yang diberikan secara intravena dalam pengobatan "koktail antibodi", telah diperkenalkan secara luas di Jepang.
Adapun perawatan pasien COVID-19 dengan menggunakan obat-obatan "koktail antibodi" itu disebut telah menurunkan risiko rawat inap atau kematian sekitar 70 persen. Hal ini berdasarkan uji klinis di luar negeri.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jepang juga telah memberikan izin untuk penggunaan obat "koktail antibodi" COVID-19 terhadap orang tanpa gejala (OTG). Hal tersebut bahkan disebut mejadi yang pertama diizinkan di Jepang dalam memberikan terapi bagi yang belum mengalami gejala COVID-19.
(wk/tiar)