Tersangka Dugaan Terorisme Ustaz Farid Okbah Pernah Temui Jokowi di Istana, BIN Kena 'Sentil'
Instagram/faridokbah_official
Nasional

Ismar Syafruddin selaku penasihat hukum Farid Okbah mengungkapkan bahwa kliennya memberikan sejumlah masukan dan nasihat kala bertemu dengan Presiden Jokowi.

WowKeren - Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Farid Okbah telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana terorisme. Ia ditangkap oleh Densus 88 Antiteror di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (16/11).

Ismar Syafruddin selaku penasihat hukum Farid Okbah lantas mengungkapkan bahwa kliennya sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden. Oleh sebab itu, ia mempertanyakan pasal terorisme yang disangkakan kepada Farid Okbah.

"Saya lihat jelas (Farid) disangkakan melakukan teroris apa, menggetarkan, menakutkan, melakukan, coba itu menakutkan banget pasalnya. Tapi beliau diterima oleh Presiden," tutur Ismar di Mabes Polri pada Kamis (18/11).

Menurut Ismar, Farid Okbah memberikan sejumlah masukan dan nasihat kala bertemu dengan Jokowi. Ismar mengungkapkan bahwa Sang Presiden kala itu menghargai pesan dari Farid Okbah.



"Bahkan beliau memberikan masukan, nasihat yang luar biasa kepada Presiden. Ada lima hal yang beliau sampaikan di sana. Dan saat itu sangat menghargai gitu," ungkapnya.

Hal tersebut membuat Ismar heran mengapa kliennya tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana terorisme. Ismar turut menyinggung Badan Intelijen Negara (BIN) dan mempertanyakan apakah lembaga tersebut kecolongan karena membiarkan seorang tersangka dugaan terorisme masuk ke Istana.

"Nah ini kok tiba-tiba. Kalau hal ini beliau terbukti sebagai salah seorang pelaku teroris, coba di mana muka teman-teman BIN?" kata Ismar. "Berarti kecolongan, membiarkan seorang teroris masuk Istana loh. Sangat berbahaya ini, sangat kontradiktif ini."

Sebelumnya, Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) lantas mengungkapkan bahwa Farid Okbah sempat berangkat ke Afghanistan, bukan dalam rangka pendidikan melainkan sebagai koordinator kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) untuk Al-Qaeda. Farid Okbah disebut menjadi salah satu aktor intelektual dari kelompok JI. Farid Okbah juga disebut berperan sebagai pelatih sejumlah kader ustaz yang menyebarkan visi-misi JI sejak tahun 1992-an.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts