Cerita Ivan Gunawan Dijebloskan ke Penjara Oleh Polisi Rusia, Endingnya Tak Terduga
Instagram/ivan_gunawan
Selebriti

Ivan Gunawan menceritakan pengalamannya pernah ditangkap polisi hingga dipenjara saat tinggal di luar negeri. Hal itu terjadi saat Igun hendak pulang dari sekolahnya di Moscow ke rumahnya di Kiev, Ukraina.

WowKeren - Desainer sekaligus presenter Ivan Gunawan menceritakan pengalamannya saat tinggal di Ukraina. Sang ayah yang merupakan seorang diplomat membuat pria yang akrab disapa Igun itu sering tinggal di luar negeri.

Saat ngobrol dengan Armand Maulana baru-baru ini, Igun mengaku pernah dipenjara oleh polisi Rusia. Hal itu bermula dari Igun yang hendak berangkat ke sekolahnya yang ada di Moscow, Rusia.

Ya, Ivan Gunawan terpaksa harus sekolah di Moscow karena di lokasi tempat tinggalnya, Kiev, Ukraina tak ada sekolah Indonesia. Saat hendak kembali ke Kiev, Igun memilih menggunakan transportasi kereta daripada pesawat.

"Karena di Kiev nggak ada sekolah Indonesia, adanya di Moscow jadi gue tinggal di apartemen kepala sekolah, nyewa apartemennya dia," papar Igun.



Di tengah perjalanan, petugas melakukan pemeriksaan visa. Sayangnya, saat itu masa berlaku visa Igun sudah habis sehingga ia dibawa ke penjara oleh polisi setempat.

"Gue sudah berangkat naik kereta, sampai sudah setengah perjalanan. Jadi sampai di perbatasan Moscow-Ukraina, ada pemeriksaan paspor," lanjutnya.

Igun lantas segera menghubungi ayahnya dan meminta dijemput. Namun setelah dibebaskan, ada kejadian tak terduga yang dilakukan Igun bersama polisi-polisi yang tadi menangkapnya. Ia malah pergi bersama para polisi keliling kota dan potong rambut.

"Bapak gue jemput sekitar 4 jam, iya, gue sudah sempat ngedekam di penjara sekitar 1 jam-an kalau gitu sudah," ucap Igun.

"Habis bapak gue telepon. Lu tau nggak gue ke mana? Gue keluar ke kota itu, gue keliling-keliling kota itu sama polisi-polisi itu, gue potong rambut," tukasnya.

Kejadian itu tak akan pernah dilupakan Ivan Gunawan sampai kapan pun. Alih-alih trauma, Igun malah menganggap hal tersebut seringkali terjadi pada warga negara asing.

(wk/lara)


You can share this post!


Related Posts