Dukungan penggemar BLACKPINK untuk drama Jisoo 'Snowdrop' menjadi sasaran kritik netizen Korea Selatan. Penasaran kenapa? Simak alasan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Rabu, 01 Desember 2021 - 12:31 WIB
WowKeren - Dukungan penggemar untuk drama Jisoo BLACKPINK (Black Pink) "Snowdrop" berubah jadi kontroversi. Pasalnya, "Snowdrop" dianggap telah menggerogoti gerakan demokratisasi dan memuliakan Departemen Perencanaan Keamanan Nasional (kini Badan Intelijen Nasional), yang bekerjasama dengan kediktatoran.
Menurut Korporasi Transportasi Seoul, iklan dukungan untuk "Snowdrop" akan digantung di Stasiun Jongno pada 1-15 Desember. Iklan yang dibayar oleh fanclub BLACKPINK dari Vietnam ini akan ditayangkan sebanyak 257 kali per harinya.
Iklan "Snowdrop" ini mendapat perhatian besar di kalangan netizen Korea Selatan. Mereka berpendapat bahwa iklan tersebut tidak seharusnya dipasang di sana, karena Stasiun Jongno merupakan pusat Gerakan Demokrasi Juni di Korea. Hal ini merujuk pada kontroversi distorsi sejarah yang menerpa "Snowdrop" beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, alur "Snowdrop" sempat menuai kritik karena dianggap memuliakan mata-mata Korea Utara. Meski pihak "Snowdrop" telah membantah klaim tersebut, sejumlah pemirsa masih melayangkan kritikan.
Seorang netizen berkata, "Apakah iklan kereta bawah tanah akan dihilangkan jika mereka benar-benar mendistorsi sejarah?". "Aku akan memprotes stasiun kereta bawah tanah sekarang juga," imbuh netizen yang lain.
"Sepertinya mereka sengaja memasang iklan itu di Jongno," timpal yang lain. "Semakin banyak kalian beriklan, maka dampaknya akan semakin buruk bagi para aktor. Aku tidak tahu apa yang kalian pikirkan," sahut netizen lainnya dan masih banyak lagi.
Sementara itu, "Snowdrop" merupakan drama romantis yang mengambil latar di Seoul pada tahun 1987. Ceritanya berfokus pada kisah cinta emosional dari sepasang mahasiswa bernama Su Ho (Jung Hae In) dan Young Ro (Jisoo).
Su Ho digambarkan sebagai mahasiswa elit yang tiba-tiba muncul di asrama Universitas Wanita dengan keadaan berdarah. Dia kemudian ditolong dan disembunyikan oleh Young Ro, yang merupakan salah satu mahasiswi asrama tersebut.
(wk/eval)