Jerman Catat Rekor Kasus Kematian COVID-19, ICU Diprediksi Tampung 6.000 Pasien Saat Natal
Dunia

Pada Rabu (1/12), Institut Robert Koch, badan penyakit menular negara Jerman, melaporkan 67.186 kasus baru. Jumlah ini adalah angka harian tertinggi sejak 18 Februari.

WowKeren - Sejumlah negara di Eropa kembali melaporkan lonjakan kasus COVID-19 baru-baru ini. Jerman bahkan mencatat jumlah kasus kematian tertinggi akibat COVID-19 sejak pertengahan Februari lalu.

Pada Rabu (1/12), Institut Robert Koch, badan penyakit menular negara Jerman, melaporkan 67.186 kasus baru. Jumlah ini naik 302 dari seminggu yang lalu, dan 446 kematian. Ini adalah angka harian tertinggi sejak 18 Februari, menjadikan jumlah total kematian di negara itu mencapai 101.790 kasus.

Namun, tingkat kejadian mingguan per 100.000 turun untuk hari kedua menjadi 442,9 orang, dari 452,2 pada hari Selasa. Pada hari yang sama, pemerintah federal dan regional Jerman sepakat untuk mengambil tindakan untuk melawan gelombang keempat COVID-19.

Langkah yang mereka lakukan meliputi kampanye vaksinasi dan membatasi kontak, terutama bagi orang yang tidak divaksin. Pada Kamis (3/12), para pemimpin negara itu sepakat untuk mengambil keputusan tegas mengenai proposal seperti memaksa pelanggan untuk menunjukkan bukti vaksinasi atau pemulihan di toko-toko dan membatasi jumlah orang di acara-acara besar.


Langkah ini diambil setelah mereka mendapatkan kritik dari para ilmuwan karena telah bertindak lamban dalam menangani pandemi. Peningkatan kasus ini diprediksi masih akan terjadi menjelang Natal nanti.

Gernot Marx selaku presiden asosiasi DIVI untuk pengobatan perawatan intensif, memperingatkan bahwa 6.000 orang berpotensi berada dalam perawatan intensif pada Natal, terlepas dari tindakan apa yang sekarang diputuskan oleh para politisi. Sebelumnya, jumlah pasien ICU paling banyak tercatat pada 3 Januari lalu, ketika ada 5.745 pasien virus corona harus dirawat di dalamnya.

Marx menyerukan pemerintah untuk mempertimbangkan penguncian sementara. "Situasinya benar-benar menjadi semakin ketat. Kita perlu menyelamatkan klinik dari kehancuran," ujarnya kepada televisi ZDF.

Empat orang di Jerman selatan telah dikonfirmasi terinfeksi varian omicron. Keempatnya menunjukkan gejala sedang.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait