Nia Ramadhani dan sang suami, Ardi Bakrie sempat mendapatkan teguran oleh ketua hakim karena sidang terlambat selama 2 jam dari yang sudah dijadwalkan.
- Lailatul Maghfiroh
- Selasa, 07 Desember 2021 - 14:42 WIB
WowKeren - Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menghadiri sidang perdana kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/12). Nia dan suami datang sekitar pukul 11.50 WIB dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Wa Ode Nur Zainab.
Lantas sidang dimulai pada pukul 12.39 WIB. Dalam persidangan hari ini, Nia dan Ardi akan mendengarkan dakwaan terhadap mereka. Namun sebelum dimulai, majelis hakim bertanya terlebih dahulu mengenai identitas para terdakwa. Mulai dari Nia Ramadhani, Ardi Bakrie dan sopirnya berinisial ZN.
Hingga kemudian hakim ketua marah karena Nia dan Ardi telat datang ke pengadilan. Padahal mereka diagendakan menjalani sidang pukul 10.00 WIB. Hakim ketua pun bertanya kepada penasihat hukum ketiganya. Ia minta pertanggungjawaban mengenai ketelatan tersebut.
"Jam 10 majelis hakim sudah siap sidang tapi kalian belum datang. Saya minta pertanggungjawaban kepada penuntut umum, tolong sampaikan," kata hakim ketua. Salah seorang tim penasihat hukum Nia dan Ardi pun meminta maaf.
Ia beralasan bahwa keterlambatan tersebut terjadi karena kliennya dalam kondisi kurang sehat. "Mohon maaf yang sebesar-besarnya karena informasi dari pagi terdakwa dalam keadaan kurang sehat. Jadi diturunkan tim dokter kemudian rekomendasi dokter bisa sidang," jawab penasihat hukum.
Hakim kemudian menerima alasan tersebut. Namun ia berpesan agar untuk selanjutnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan panitera PN Jakpus bila masalah serupa terjadi lagi. "Mohon kordinasi ke panitera kalau ada pengunduran seperti ini," tukas hakim ketua.
Sementara itu, sebelum memasuki ruang sidang, Nia sempat menjawab pertanyaan wartawan saat ditanya soal kabarnya. "Baik," ucap perempuan 31 tahun itu. Ketika berada di ruang sidang, Nia Ramadhani juga sempat menyapa awak media. “Makasih, ya,” ujarnya sembari menelungkupkan kedua tangannya.
(wk/lail)