Nadzira Shafa mengenang almarhum sang suami, Ameer Azzikra, yang memberikan kebahagiaan selama 6 bulan terakhir. Kenangan indah tersebut membuat rasa kehilangan Zira semakin sulit dibendung.
- Neressa Prahastiwi
- Rabu, 08 Desember 2021 - 06:49 WIB
WowKeren - Nadzira Shafa kembali membagikan kesedihannya akan kehilangan sang suami tercinta, Ameer Azzikra. Awalnya Zira mengisahkan pertemuan serta perpisahannya dengan Ameer yang begitu indah melalui InstaStory.
"Aku sangat bahagia bertemu dengan beliau... Kami dipertemukan dengan jalur yang sangat baik.. Yaitu majelis dzikir..." tulis Zira pada Jumat (3/12) dini hari. "Melalui istikharah para ulama akhirnya beliau meminang aku sebagai istri nya..."
"Selama pernikahan aku benar benar dihargai dan sangat di sayangi seperti gelas yang hampir pecah dengan lembut beliau memperlakukan aku... Sangat indah..." sambung Zira. "Dan dipisahkan pun dengan jalur ilahi... Tanpa ada unsur menyakiti satu sama lain..."
Kebersamaan Zira dan Ameer selama 6 bulan begitu indah sehingga sulit dilupakannya. Zira mengaku susah untuk tegar dan tidak sedih karena cobaan akan kehilangan sang suami begitu sulit.
"Jadi bagaimana aku bisa lupa dengan semua?? Memori bersamanya penuh akan kebaikan... Aku kuat karena memori baik itu..." lanjut Zira. "Tapi memang susah untuk tegar... Karena aku tidak sehebat itu untuk tidak sedih..."
"Jadi maaf kalo aku mungkin akan sering mengenang dan rindu akan kehadirannya..." pungkas perempuan yang baru berusia 21 tahun tersebut. "Karena sungguh ini cobaan tersulit..."
Penghiburan juga diberikan Azka Najhan, adik Muhammad Alvin Faiz dan almarhum Ameer. Azka meminta Zira untuk tidak bersedih karena meyakini apabila almarhum sudah bahagia bersama mendiang Ustaz Arifin Ilham.
"Azka said: 'ka zira aku mau nginep samping makam bang amer biar dimimpiin bang amer, ka zira jangan sedih ya... bang amer udah bahagia sama abi... sekarang ka zira yang harus bahagia ya soalnya kalo ka zira sedih bang amer juga bakalan sedih'," tulis Zira. "Ya Allah tegarkan aku... Aku hanya hambamu yang selalu minta segala pertolongan... Jadi tolong aku selalu..."
(wk/nere)