Tumbuh di Keluarga Mayoritas Nasrani, Ricky Harun Bahas Toleransi
Instagram/rickyharun
Selebriti

Ricky Harun berbagi cerita mengenai perjalanannya dalam berhijrah dan mendalami agama. Ricky Harun turut mengungkap soal latar belakang keluarganya yang beda agama.

WowKeren - Masyarakat Tanah Air memang sudah terbiasa dengan toleransi dalam beragama. Artis Ricky Harun pun juga menyimpan cerita mengenai sikap toleransi dalam beragama. Pasalnya, Ricky Harun tumbuh dalam keluarga yang mayoritas beragama kristen.

Awalnya, Ricky Harun bercerita soal dirinya yang berhijrah usai sekian lama tumbuh di keluarga yang banyak anggotanya beragama Kristen. Ricky pun mengaku bahwa dirinya mendapat hidayah untuk berhijrah usai bertemu dengan sang istri, Herfiva Novianti.

Pasalnya, Ricky Harun sejak lahir tinggal dan tumbuh bersama keluarga yang sebagian besar anggota keluarganya memeluk agama Kristen. Kemudian Ricky menjelaskan bahwa sang nenek dari pihak ibu (Donna Harun) adalah seorang nasrani dengan 6 orang anak.

Lalu, keenam anak itu memutuskan untuk mengikuti keyakinan sang nenek. Hanya saja, tiga di antaranya kemudian memutuskan untuk menjadi mualaf.


"Kalau aku di keluarga itu anaknya nenek ada enam dari mamah. Ini bicara keluarga mamah ya karena dulu tuh mamah papah cerai dan aku ikutnya ke mamah, jadi lebih banyak lingkungannya tuh mamah. Anak nenek tuh enam, tiga Nasrani, tiga yang mualaf, jadi semua dulunya Nasrani tapi pindah (agama) tiga yang mualaf," ungkap Ricky Harun dilansir dari Insertlive.com.

Maka dari itu, sejak kecil Ricky Harun tak terlalu mendalami ajaran agama Islam yang ada dari keluarganya. Tapi, seluruh anggota keluarganya selalu menerapkan sikap toleransi yang baik terhadap umat beragama.

"Kalau untuk soal agama enggak terlalu masuk ya. Tapi toleransi satu sama lainnya itu bagus, baik banget toleransi agamanya, tapi bukan toleransi dalam hal yang sudah mengerti agama. Tapi toleransi antar agama kayak khalayak biasa aja lah," tuturnya.

Kini, Ricky Harun memutuskan untuk berhijrah dan melakukan serta mengikuti banyak kajian demi menyempurnakan agamanya.

"Karena toleransi harus didasari atas dasar agama juga. Enggak bisa cuman toleransi seperti biasa saja, tapi salat sih iya tapi bolong-bolong, puasa iya, tahu, akarnya ada tapi enggak kenceng. Sekarang Alhamdulillah lagi membangun akar-akarnya itu," pungkasnya.

(wk/Amel)

You can share this post!

Related Posts