Sebagaimana diketahui, Negara Teluk yang merupakan penghasil minyak, pusat komersial, perdagangan dan pariwisata di kawasan itu, memiliki akhir pekan di hari Jumat-Sabtu.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 08 Desember 2021 - 14:26 WIB
WowKeren - Uni Emirat Arab telah mengambil langkah baru untuk menyelaraskan diri dengan pasar global. Negara ini akan beralih ke minggu kerja 4,5 hari dengan akhir pekan Sabtu-Minggu.
Perubahan ini akan mulai diterapkan awal tahun 2022 untuk lebih menyelaraskan ekonomi negara ini dengan pasar global. Namun, perusahaan swasta akan dibebaskan untuk memilih waktu kerja mereka dalam seminggu.
Sebagaimana diketahui, Negara Teluk yang merupakan penghasil minyak, pusat komersial, perdagangan dan pariwisata di kawasan itu, memiliki akhir pekan di hari Jumat-Sabtu. Namun, mulai 1 Januari, akhir pekan akan dimulai pada Jumat sore, termasuk untuk sekolah, kata surat edaran pemerintah.
"Setiap perusahaan, tergantung pada sektor tempat mereka beroperasi dan apa yang paling sesuai dan melayani bisnis mereka," kata Menteri Sumber Daya Manusia dan Emiratisasi Abdulrahman al-Awar kepada Reuters. "Dapat memilih akhir pekan yang mereka putuskan untuk karyawan mereka."
Selama setahun terakhir, UEA memang telah melakukan upaya untuk membuat ekonominya terlihat lebih menarik bagi investor asing. Ini dilakukan di tengah persaingan ekonominya yang meningkat dengan Arab Saudi. Nantinya, jam kerja pada hari Jumat akan berakhir pada jam 12 siang.
Langkah itu diambil berdasarkan kepekaan agama di negara yang diperintah Muslim Sunni, di mana ekspatriat membuat sebagian besar penduduk. Pemerintah mengatakan pekerjaan pada hari Jumat akan berakhir pada pukul 12 siang sebelum shalat Muslim.
Dikatakan bahwa akhir pekan yang lebih panjang akan meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja karyawan dan mencatat bahwa beberapa negara mayoritas Muslim memiliki akhir pekan Sabtu-Minggu. Jumat adalah hari libur mingguan di lima negara Teluk Arab lainnya dan banyak negara mayoritas Muslim.
Perubahan ini juga akan berdampak pada entitas negara seperti bank sentral, yang akan mengomunikasikan rincian tentang jam kerja baru kepada bank komersial.
"Perubahan ini akan meningkatkan integrasi sektor perbankan di UEA dengan komunitas perbankan internasional," kata al-Awar. "Itu akan menghilangkan kesenjangan yang ada di masa lalu."
(wk/zodi)