Omicron Masih Diteliti, Virolog Terkemuka Thailand Sarankan Tak Buru-Buru Suntik Vaksin Dosis ke-4
AFP/Jack Taylor
Dunia

Alih-alih sibuk memikirkan rencana dosis keempat, virolog menilai yang lebih penting saat ini adalah bagaimana memberikan dosis kedua kepada lebih banyak orang.

WowKeren - Seiring dengan berkembangnya kekhawatiran terhadap varian baru virus corona omicron, gagasan untuk mendapatkan suntikan vaksin dosis keempat pun ramai mencuat. Namun, virolog terkemuka Thailand Dr Yong Poovorawan memiliki pandangan lain tentang hal tersebut.

Ia mengatakan jika orang-orang harus menunda mendapatkan dosis keempat vaksin COVID-19 sampai terbukti bahwa itu benar-benar diperlukan. Yong menyarankan untuk menunda, sambil menunggu penelitian lebih lanjut tentang varian yang muncul dan pengembangan vaksin generasi kedua.

Bangkok Post melaporkan bahwa sebelumnya Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha telah memerintahkan kepada instansi terkait untuk mempersiapkan pemberian vaksin dosis keempat, yang mana itu akan dimulai tahun depan. Produsen vaksin diharapkan menggunakan teknologi baru untuk vaksin generasi kedua guna memerangi mutasi COVID-19.

Namun, Yong mengatakan agar pemerintah tidak terlalu buru-buru dalam menyikapi varian ini dengan vaksin dosis keempat. Alih-alih sibuk memikirkan rencana dosis keempat, ia menyarankan justru yang lebih penting saat ini adalah bagaimana memberikan dosis kedua secara menyeluruh atau kepada sebanyak mungkin orang.


Sedangkan bagi mereka yang sudah mendapatkan dosis kedua, bisa memberinya dosis ketiga. Dia merekomendasikan booster AstraZeneca atau vaksin mRNA untuk memberikan perlindungan yang cukup.

Yong menambahkan bahwa saat ini penelitian sedang dilakukan untuk mengetahui kemanjuran vaksin dan ketika kekebalan mulai berkurang pada populasi yang divaksinasi. Menurutnya, kekebalan akan ditingkatkan seiring berjalannya waktu dengan memberikan dosis ketiga maupun keempat di jauh-jauh hari kemudian.

Ahli virologi merekomendasikan bahwa booster kedua, atau dosis 4, harus diberikan setidaknya 6 bulan setelah yang pertama (dosis 3). Bangkok Post juga melaporkan bahwa pemerintah telah mengonfirmasi rencananya untuk pemberian dosis booster.

Orang yang telah menerima 2 dosis AstraZeneca harus menunggu antara 3 dan 6 bulan sebelum menerima booster vaksin mRNA, seperti Pfizer atau Moderna. Orang yang telah divaksinasi dengan Pfizer atau Moderna dapat menerima booster vaksin yang sama 6 bulan setelah menerima dosis kedua.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait