Dokter Sebut Semua Korban Tewas Di Konser Travis Scott Disebabkan Karena Kesulitan Bernapas
WENN
Selebriti

Fakta terbaru tentang konser berdarah Travis Scott kembali muncul. Kali ini dokter menyatakan bahwa semua korban meninggal dunia dalam konser Travis sempat mengalami sesak napas.

WowKeren - Travis Scott tengah menerima banyak kritik publik usai salah satu konsernya yang digelar di Houston, Texas dengan tajuk "Astroworld" berakhir ricuh. Diketahui, konser tersebut telah menewaskan 10 korban jiwa.

Puluhan penonton juga dilarikan ke rumah sakit usai kejadian tersebut dan sebagian masih harus menerima perawatan intensif karena luka serius. Alhasil, Travis dan manajemennya diminta untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Terlebih lagi kekasih Kylie Jenner itu disebut terus bernyanyi meski tahu banyak korban berjatuhan dan meminta tolong. Kendati demikian, Travis telah membantah kabar tersebut dan mengaku sama sekali tak mendengar suara minta tolong.

Kini, tim medis yang menangani para korban Travis Scott telah mengeluarkan fakta baru. Dokter memastikan jika semua korban meninggal dunia dalam konser Travis Scott sempat mengalami sesak napas.

Yang mana, kerusuhan dan banyaknya penonton menyebabkan semua korban mengalami gangguan pernapasan. Tim medis menyebut kebanyakan korban mengalami gangguan pernapasan yang disebut sebagai asfiksia kompresi.



Mereka dilaporkan mati lemas karena banyaknya tekanan yang diterima. Sehingga, tubuh tak menerima cukup oksigen dengan baik. Laporan tersebut disampaikan oleh Harris County Institute of Forensic Sciences di Houston pada Kamis (16/12).

The Post juga melaporkan apabila semua korban yang ditemukan di tempat kejadian meninggal dengan posisi berdekatan. Sementara lainnya bersaksi bahwa para korban berjatuhan karena kondisi saat itu sangat sesak dan berdesakan.

Di sisi lain, nama Travis dilaporkan telah dihapus sebagai daftar pengisi acara konser Coachella 2022 yang rutin digelar setiap tahun. Pasalnya, masyarakat meminta agar Travis diberi tindakan tegas dengan menghapus namanya dalam konser yang digelar di California, Los Angeles itu.

Bahkan masyarakat sampai membuat petisi lewat website Change.org agar pihak Coachella mendepak nama Travis dari konser Coachella 2022. Kini, petisi tersebut telah ditanda tangani lebih dari 60.000 orang.

Terkait petisi tersebut, bos Coachella telah mengambil tindakan. Variety melaporkan jika pihak Coachella telah mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Travis Scott sebagai bintang tamu Coachella 2022 yang rencananya bakal digelar di California pada 15-24 April mendatang.

(wk/Sisi)


You can share this post!


Related Posts