Ada Unsur Distorsi Sejarah, Ratusan Ribu Orang Tuntut Drama Jisoo BLACKPINK 'Snowdrop' Dihentikan
TV
Pro Kontra Drama Snowdrop

Drama debut Jisoo BLACKPINK 'Snowdrop' langsung dikritik begitu menayangkan episode perdananya pada Sabtu (18/12). Drama ini bahkan tengah menghadapi ancaman penghentian tayang.

WowKeren - Drama debut Jisoo BLACKPINK (Black Pink) "Snowdrop" langsung menghadapi kritik keras begitu ditayangkan pada Sabtu (18/12) lalu. Drama ini bahkan terancam dihentikan jika Blue House memberi lampu hijau pada tuntutan publik.

Sebagai informasi, drama ini telah dikritik sejak beberapa bulan lalu karena dicurigai meremehkan gerakan demokrasi dan menyanjung Badan Perencanaan Keamanan Nasional. Pada saat itu, petisi yang menuntut penghentian "Snowdrop" telah memperoleh persetujuan lebih dari 200 ribu orang.

Sayangnya kontroversi itu kembali mencuat begitu drama ini tayang. Pada Minggu (19/12), sebuah petisi berjudul "Petisi untuk menghentikan penyiaran drama 'Snowdrop'" telah diposting di papan buletin Blue House.

Pemohon mengatakan, "Dulu, drama ini menjadi kontroversi sejak terungkapnya sinopsis yang meremehkan gerakan pro-demokrasi. Lebih dari 200 ribu orang telah menyetujui petisi untuk menangguhkan siaran drama ini."

Mereka melanjutkan, "Pada saat itu, tim produksi tidak memiliki niat untuk melakukannya dan mereka mengklaim, 'Pengaturan gerakan demokratisasi yang dipimpin atau diikuti oleh pemeran utama pria dan wanita tidak muncul di mana pun dalam naskah'."

"Namun, di episode 1 yang ditayangkan baru-baru ini, pemeran utama wanita salah memahami pemeran utama pria sebagai mata-mata dan menyelamatkannya," imbuh pemohon.

Mereka beragumen, "Selama gerakan pro-demokrasi, jelas ada korban, seperti aktivis yang disiksa dan dibunuh karena menjadi mata-mata. Terlepas dari fakta sejarah ini, membuat drama dengan konten seperti itu jelas merusak nilai gerakan demokratisasi."

Ada Unsur Distorsi Sejarah, Ratusan Ribu Orang Tuntut Drama Jisoo BLACKPINK \'Snowdrop\' Dihentikan

Source: JTBC



Selain itu, pemohon juga menyinggung penggunaan lagu "Sola Blue Sola" dalam adegan ketika Lim Su Ho (Jung Hae In) dikejar oleh Lee Gang Mu (Jang Seung Jo). Karena ini adalah lagu yang melambangkan pergerakan aktivis demokrasi kala itu, penggunaannya dinilai tak etis.

Ada Unsur Distorsi Sejarah, Ratusan Ribu Orang Tuntut Drama Jisoo BLACKPINK \'Snowdrop\' Dihentikan

Source: Blue House

Pemohon berkata, "Lagu ini digunakan pada saat gerakan mahasiswa yang merupakan bagian dari gerakan demokratisasi dan itu menekankan rasa sakit serta kemenangan mereka yang terlibat."

"Tidak dapat diterima bahwa lagu ini digunakan sebagai musik latar untuk orang yang berperan sebagai agen Perencanaan Keamanan Nasional pada 1980-an dan orang yang berperan sebagai mata-mata," imbuh pemohon.

Secara khusus, pemohon khawatir drama ini akan menanamkan pandangan sejarah yang salah tentang gerakan demokratisasi Korea pada orang asing. Sebab "Snowdrop" juga ditayangkan melalui layanan OTT di banyak negara di dunia.

Pemohon menjelaskan, "Korea adalah negara demokrasi. Itu tidak dicapai tanpa usaha, tapi melalui rasa sakit dan pengorbanan mayoritas orang yang tidak bersalah."

"Oleh karena itu, tayangan drama-drama yang merusak nilai gerakan demokratisasi harus dihentikan. Pada saat pengaruh budaya Korea meningkat secara bertahap, aku harap industri penyiaran juga akan berpikir dua kali tentang keseriusan distorsi sejarah," pungkas pemohon.

Sementara itu, petisi ini dengan cepat menarik perhatian publik usai diposting dan telah mencapai 200 ribu tanda tangan hingga Minggu (19/12) pukul 23.10 waktu setempat. Jika jumlah tanda tangan melebihi angka tersebut, pemerintah wajib menjawab dan mengambil tindakan lebih lanjut.

(wk/eval)


You can share this post!


Related Posts