Ditanyai soal jadikan Ariel NOAH sebagai pacar, Nikita Mirzani justru blak-blakan mengaku tak menolak meski tak masuk dalam kriteria pria idamannya. Kenapa?
- Eny Kartini
- Selasa, 21 Desember 2021 - 15:25 WIB
WowKeren - Apapun yang berkaitan dengan Nikita Mirzani memang selalu menarik perhatian. Tak terkecuali persoalan asmaranya. Sayangnya sejak bercerai dari Dipo Latief, Nikita tak kunjung menggandeng pasangan baru.
Namun siapa sangka jika saat ini Nikita tengah dekat dengan empat orang pria. Akan tetapi, Nikita mengaku enggan jika harus berpacaran dengan salah satu dari empat pria tersebut.
"Gue lagi banyak pasangan nih. Dan pasangan gue empat-empatnya tahu bahwa gue nggak bisa dalam status pacaran, tapi kalau mau deket boleh. Terserahlah orang bilang apa, yang penting yang tahu gue sendiri," ujar Nikita kepada WowKeren di Polres Jakarta Selatan pada belum lama ini.
Nikita pun mengatakan jika empat pria yang tengah dekat dengan dirinya berasal dari kalangan pengusaha. "Iya businessman, salah satu bule," ungkap Nikita.
Ibu tiga anak ini rupanya lebih memilih didekati pria pengusaha, ketimbang kalangan selebriti yang sama dengan dirinya. Nikita beralasan jika kalangan pengusaha memiliki level yang sama dengan dirinya.
"Biar levelnya sama. Jadi ketaker nih, duitnya berapa," ujar Nikita.
Namun saat disinggung nama Ariel, Nikita mendadak mengubah jawabannya. Pasalnya ia mengaku tak menolak jika diajak pacaran oleh vokalis NOAH itu. "Ya kalau dia mau gue mau," seloroh Nikita yang kemudian tertawa.
Akan tetapi, Nikita menyebut Ariel sebenarnya tak masuk dalam kriteria pria idamannya. Hanya saja, Nikita mengaku bahwa dirinya senang dengan sosok Ariel. Sebabnya, ia tak menolak jika diajak pacaran oleh Ariel.
"Ariel laki aja sih, laki banget sih. Kalau tipe (idaman) banget nggak," ungkap Nikita.
Namun sebelum itu, Nikita mengaku enggan untuk menikah lagi. Ia lebih memilih untuk menjalani hubungan tanpa status (HTS) atau bahkan kumpul kebo.
"Kayaknya kumpul kebo deh, HTS aja lah. Gue orangnya gak munafik ya. Pernikahan itu hanya sekedar legalitas aja di negara," tutur Nikita.
(wk/enyk)