AS Resmi Pilih Pil Pfizer Sebagi Pengobatan COVID-19 Pertama Untuk Perawatan di Rumah
Dunia

Sebelumnya, Pfizer tidak hanya memproduksi vaksin, tetapi juga mengembangkan pil untuk pengobatan COVID-19. Kini regulator kesehatan AS pun telah mengizinkan penggunaan pil Pfizer tersebut.

WowKeren - Pada Rabu (22/12), regulator kesehatan Amerika Serikat (AS) mengesahkan pil pertama melawan COVID-19 obat Pfizer yang dapat dikonsumsi bagi pasien di rumah untuk mencegah efek terburuk dari virus tersebut.

Hal itu disebut sebagai tonggak yang telah lama ditunggu-tunggu datang ketika kasus-kasus AS, rawat inap, dan kematian, meningkat, bahkan pejabat kesehatan memperingatkan "tsunami" infeksi baru varian Omicron di rumah sakit.

Menurut pejabat kesehatan AS, obat, Paxvloid adalah cara yang lebih cepat untuk mengobati infeksi awal COVID-19. Meski demikian, persediaan awal akan masih sangat terbatas. Semua obat yang sebelumnya sudah mendapatkan izin untuk melawan COVID-19, memerlukan infus atau suntikan.

Sementara itu, pejabat kesehatan AS juga berharap agar pil antivirus dari Merck bisa segera mendapatkan otorisasi. Namun obat Pfizer dinilai menjadi pilihan yang paling disukai lantaran memiliki efek samping yang lebih ringan dan efektivitas yang unggul, termasuk di antaranya hampir 90 persen pengurangan rawat inap dan kematian di antara kematian pasien yang kemungkinan besar terkena penyakit parah.


"Efikasinya tinggi, efek sampingnya rendah dan itu oral. Itu memeriksa semua kotak," tutur Dr. Gregory Poland dari Mayo Clinic dalam keterangan dilansir dari AP News, Kamis (23/12). "Anda melihat 90% penurunan risiko rawat inap dan kematian pada kelompok berisiko tinggi - itu menakjubkan."

Sementara itu, Food and Drug Administration (FDA) sendiri diketahui telah memberikan izin terhadap obat Pfizer untuk orang dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas dengan tes yang menunjukkan positif COVID-19, dan gejala awal yang menghadapi risiko rawat inap tertinggi.

Masih melansir AP News, FDA juga telah memberikan izin obat Pfizer untuk orang tua dan mereka yang memiliki kondisi seperti obesitas dan penyakit jantung. Akan tetapi, obat ini tidak dianjurkan bagi pasien dengan masalah ginjal atau hati yang parah. Sementara untuk anak-anak minimal memiliki berat badan 40 kg.

Di sisi lain, obat pil Pfizer dan Merck itu diharapkan bisa efektif melawan COVID-19 varian Omicron yang kini tengah menjadi ancaman global. Hal ini lantaran kedua obat tersebut tidak menargetkan protein lonjakan di mana sebagian besar mutasi mengkhawatirkan varian berada.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait