Kabar kepergian Desmond Tutu di usia 90 tahun turut mengundang kesedihan tersendiri bagi publik, serta tokoh-tokoh dunia. Di antaranya adalah pihak PBB yang menyebut Tutu sebagai sosok inspiratif.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Senin, 27 Desember 2021 - 14:07 WIB
WowKeren - Pada Minggu (25/12), Desmond Tutu meninggal dunia di usia 90 tahun. Tutu sendiri merupakan sosok veteran perjuangan melawan apartheid dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian. Sejumlah pemimpin dunia pun tampak menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya.
Kepergian mendiang mantan Uskup Agung Cape Town itu cukup menyita perhatian publik dunia, termasuk di antaranya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sekjen PBB, Antonio Guterres mengatakan bahwa Tutu merupakan sosok global yang menjulang tinggi untuk perdamaian dan inspirasi bagi generasi di seluruh dunia.
"Selama hari-hari tergelap apartheid, dia adalah mercusuar yang bersinar untuk keadilan sosial, kebebasan, dan perlawanan tanpa kekerasan," tutur Guterres dilansir dari AP News, Senin (27/12). "Meskipun wafatnya Uskup Agung Tutu meninggalkan kekosongan besar di panggung global, dan di hati kami, kami akan selamanya terinspirasi oleh teladannya untuk melanjutkan perjuangan demi dunia yang lebih baik untuk semua."
Tidak hanya itu, ucapan duka juga datang dari mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Obama menuturkan bahwa Tutu merupakan seorang mentor, teman, dan kompas moral bagi ia dan banyak orang lainnya.
Obama menyinggung mengenai semangat Tutu atas perjuangannya untuk pembebasan dan keadilan di negaranya sendiri, tetapi juga prihatin dengan ketidakadilan yang terjadi di mana-mana.
"Dia tidak pernah kehilangan selera humornya yang nakal dan kemauannya untuk menemukan kemanusiaan dalam musuhnya, dan Michelle dan saya akan sangat merindukannya," papar Obama.
Selanjutnya, Ratu Elizabeth II dari Inggris juga menyampaikan pesan dukanya artas kepergian Tutu. Melalui situs "The Royal Family", Ratu Elizabeth II mengenang pertemuannya dengan Tutu yang penuh kasih dan kehangatan, serta humornya yang dinilai luar biasa.
"Kehilangan Uskup Agung Tutu akan dirasakan oleh orang-orang Afrika Selatan, dan oleh begitu banyak orang di Inggris Raya, Irlandia Utara, dan di seluruh Persemakmuran, di mana ia sangat disayangi dan dihargai," tutur Ratu Elizabeth II.
Sementara itu, ucapan duka juga banyak datang dari para tokoh dunia lainnya. Di antaranya adalah Kongres Nasional Afrika yang merupakan partai berkuasa di Afrika Selatan, mantan Presiden AS, Jimmy Carter, hingga Perdana Menteri Otoritas Palestina yang didukung Barat, Mohammed Shtayyeh.
(wk/tiar)