Transmisi Lokal COVID-19 Omicron Ditemukan di DKI, Anies Baswedan Ungkap Strategi
Instagram/aniesbaswedan
Nasional
Mutasi Corona Masuk Indonesia

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkap strategi untuk menanggulangi temuan kasus COVID-19 Omicron yang bahkan sudah mengalami transmisi lokal.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut menanggapi soal keberadaan transmisi lokal COVID-19 varian Omicron. Di sisi lain, kasus-kasus COVID-19 Omicron di Indonesia pun sedang diisolasi di Ibu Kota.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun, dijanjikan Anies, akan bekerja cepat mengatasi penyebaran COVID-19 terutama varian Omicron. "Jadi kita selalu kerja cepat bersama dengan Satgas Kementerian Kesehatan sehingga pemantauan itu dilakukan dengan intensif," tutur Anies dalam rekaman suara, Selasa (28/12) malam.

Anies menyatakan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan langsung melaporkan temuan kasus baru varian Omicron ke pemerintah pusat agar segera ditindak. Sejauh ini, menurut Anies, baru satu orang yang terpapar transmisi lokal COVID-19 Omicron di Jakarta dan sedang menjalani perawatan.

"Hari ini juga, tadi satu orang sudah (terpapar) sekarang menjalani isolasi di Rumah Sakit Sulianti Saroso. Mudah-mudahan nanti bisa lebih terkendali," kata Anies, dikutip pada Rabu (29/12).


Dinkes DKI Jakarta juga dipastikan akan terus melakukan pelacakan lebih luas untuk mendeteksi dini penyebaran varian baru tersebut. "Kita lakukan tracing juga sampai sekarang. (Untuk yang terdeteksi) dengan Dinas (Kesehatan) bisa ditanyakan," sambung Anies.

Sebagai informasi, Indonesia telah mengonfirmasi 47 kasus COVID-19 Omicron sampai Selasa (28/12). Sebanyak 46 di antaranya adalah kasus impor (imported case) alias dibawa oleh pelaku perjalanan internasional, dengan dua di antaranya adalah pekerja di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet.

Namun pada Selasa (28/12) kemarin, Indonesia mengonfirmasi temuan satu kasus transmisi lokal COVID-19 Omicron. Dengan kata lain, pasien bukan pelaku perjalanan internasional maupun memiliki riwayat kontak terkait.

Pasien yang bersangkutan sudah dievakuasi untuk dirawat di RSPI Sulianti Saroso. Namun proses evakuasinya disebut sempat mengalami penolakan. Namun Kemenkes memastikan pasien transmisi lokal COVID-19 Omicron tidak mengalami gejala spesifik.

(wk/elva)


You can share this post!

Related Posts