Inikah Alasan Jisoo BLACKPINK Bungkam Soal Kontroversi 'Snowdrop'?
jtbc
TV
Pro Kontra Drama Snowdrop

Jisoo terbilang kurang beruntung dengan 'Snowdrop'. Pasalnya sejak sinopsis drama bocor hingga penayangan, drama ini menuai kontroversi karena dianggap mendistorsi sejarah Korea Selatan.

WowKeren - "Snowdrop" diketahui merupakan drama debut Jisoo sebagai pemeran utama. Dalam drama JTBC tersebut, member BLACKPINK (BLACK PINK) itu memerankan karakter Eun Young Ro, cewek berusia 21 tahun dan sedang menempuh pendidikan Jurusan Bahasa Inggris semester 1.

Eun Young Ro merupakan pembawa suasana cerah di kamar 207 tempat mahasiswi dengan kepribadian unik berkumpul di asrama Universitas Wanita Hosu. Ibu kandungnya sudah meninggal dan karena tidak akur dengan ibu tiri, Eun Young Ro memutuskan meninggalkan rumahnya.

Sayangnya Jisoo terbilang kurang beruntung dengan "Snowdrop". Pasalnya sejak sinopsis drama bocor hingga penayangan, drama yang juga dibintangi Jung Hae In ini menuai kontroversi karena dianggap mendistorsi sejarah Korea Selatan.

Jisoo pun memutuskan untuk bungkam atas kontroversi tersebut. Channel YouTube Drama Gallery belum lama ini mengunggah video menarik berjudul, "Alasan sebenarnya mengapa Jisoo BLACKPINK mengabaikan kontroversi dramanya."


Drama Gallery berkata, "Ada spekulasi bahwa Jisoo tidak berurusan dengan kontroversi 'Snowdrop' sama sekali karena dia percaya pada fandom luar negerinya. Oleh karena itu, ini adalah langkah berdasarkan penilaian bahwa drama tersebut dapat bertahan di luar negeri bahkan jika opini publik domestik buruk."

"'Snowdrop' mendapat peringkat tinggi di Disney+. Secara khusus, di kelima negara Asia di mana BLACKPINK sangat populer, ia telah berhasil masuk 5 besar. Karena karya tersebut mendapatkan popularitas besar di luar negeri, ada juga kritik bahwa itu mungkin mengabaikan kontroversi (atas distorsi sejarah)," imbuh Drama Gallery.

Ketika diwawancarai majalah Dazed belum lama ini, Jisoo akhirnya mau sedikit buka suara secara tersirat terkait kontroversi "Snowdrop". "Aku ingin menantang dengan berani dan tanpa rasa takut seperti biasanya. Jalannya mungkin tidak selalu mulus, tapi aku akan melakukan yang terbaik tanpa penyesalan. Dan aku ingin terus melihat ke dalam diriku dan menjadi orang yang lebih baik," tutur Jisoo.

Sementara itu, Deklarasi Warga Global di Korea pada 22 Desember lalu mengajukan gugatan kepada JTBC untuk menghentikan penayangan "Snowdrop". Namun gugatan itu ditolak oleh Pengadilan Distrik Barat Seoul yang menyatakan, "Bahkan jika 'Snowdrop' didasarkan pada distorsi sejarah, kemungkinan publik akan menerima (distorsi itu sebagai fakta) secara membabi buta adalah rendah."

(wk/amal)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait