Ini Alasan Malam Pertama Junho dan Lee Se Young Tak Sepanas yang Dipikirkan Pemirsa 'The Red Sleeve'
MBC
TV
Popularitas The Red Sleeve

Saat melakukan wawancara belum lama ini, sutradara Jung Ji In mengungkap cerita di balik adegan malam pertama Junho dan Lee Se Young di 'The Red Sleeve'. Seperti apa?

WowKeren - Baru-baru ini sutradara Jung Ji In menjalani wawancara dengan Sports Chosun untuk membahas berakhirnya drama MBC "The Red Sleeve". Dia membicarakan banyak hal menarik, termasuk adegan malam pertama Yi San (Junho 2PM) dan Seong Deok Im (Lee Se Young).

Sebagaimana diketahui, Lee Se Young sempat memberi spoiler tentang bahwa malam pertama karakternya pantas diberi rating 19+. Karena bocoran tersebut, pemirsa akhirnya membayangkan bahwa malam pertama pasangan ini akan sangat panas.

Namun saat ditayangkan, Yi San dan Seong Deok Im hanya berciuman mesra. Dan akhirnya terungkap bahwa perkataan Lee Se Young tersebut merupakan bagian dari strategi pemasaran.

Selama wawancara, sutradara Jung Ji In mengungkap alasannya tidak menyertakan banyak adegan panas dalam momen tersebut. Padahal Lee Se Young sempat menjelaskan bahwa Yi San seharusnya mencium tato yang ada di punggung Seong Deok Im.

Sutradara menjelaskan, "Tindakan melepas baju menurutku tidak terlalu cantik. Kami sempat latihan mengikuti naskah untuk melepas pita baju, tapi aku tidak menyukainya karena pose dan prosesnya."

Dia melanjutkan, "Karena adegan itu diambil setelah Deok Im sempat merasa terancam ketika Yi San hampir melepas pita bajunya di kediaman adik Yi San. Menurutku melepas pita baju bukanlah pengalaman yang menyenangkan bagi Deok Im."


Sutradara kemudian berkata, "Pada akhirnya, adegan malam pertama berakhir dengan adegan ciuman setelah Deok Im memegang tangan Yi San. Aku ingin menggambarkannya dengan lebih manis karena Deok Im telah mengambil keputusan besar dalam hidupnya."

"Melepas pita baju dan mencium tato sengaja kuhilangkan dan tidak dijalani sepenuhnya. Sebagai gantinya, adegan itu lebih ditekankan saat dini hari di mana Deok Im menatap dan menyentuh wajah Yi San," imbuhnya.

Pada akhirnya, adegan ini memiliki makna yang cukup penting. Yakni penggambaran kisah romantis Yi San dan Deok Im sebagai pria dan wanita, bukan raja dan selir.

Sutradara memaparkan, "Jika sesuai naskah, adegan itu berakhir hanya dengan Deok Im menatap wajah Yi San. Keputusan agar Deok Im menyentuh langsung wajah Yi San diambil di lokasi."

Dia menambahkan, "Menurutku dari sudut pandang Deok Im, itu adalah keputusan yang besar karena dia akhirnya menyentuh wajah Yi San yang sebelumnya hanya bisa disentuh lewat mimpi."

"Setidaknya adegan itu menunjukkan bahwa Yi San dan Deok Im bukan sekedar raja dan selir yang baru menjalani malam pertama, namun hanya sepasang pria dan wanita yang saling mencintai," pungkas sutradara.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts