Kemenkes Target Vaksinasi COVID-19 Dosis 1-2 Selesai Akhir Maret 2022
sehatnegeriku.kemkes.go.id
Nasional
Vaksin COVID-19

Indonesia sudah memulai program vaksinasi COVID-19 dosis penguat alias booster pada Rabu (12/1). Namun Indonesia masih punya pekerjaan besar terkait cakupan vaksinasi dosis 1-2.

WowKeren - Pemerintah telah memulai program vaksinasi COVID-19 dosis penguat alias booster pada Rabu (12/1) kemarin. Namun Kementerian Kesehatan memastikan program vaksinasi primer atau dosis 1 dan 2 akan tetap berjalan, dengan target selesai pada akhir Maret 2022.

Target ini diungkap Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam sebuah diskusi virtual pada Kamis (13/1). Menurutnya cakupan vaksin dosis pertama sudah 83 persen, sementara targetnya adalah 70 persen untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal.

"Target kami adalah vaksinasi primer bisa kami selesaikan sampai dengan akhir Maret 2022," jelas Siti Nadia. "Sekarang kan dosis satu sudah 83 persen, artinya 17 persen lagi yang harus kami kejar, 172,6 juta dari 208 juta ya tentunya."

Sedangkan untuk cakupan vaksinasi dosis kedua baru mencapai 118 juta orang atau 57 persen. Perihal pemberian dosis kedua ini memang menemui sejumlah kendala, seperti banyak masyarakat yang menganggap cukup satu dosis vaksin untuk kekebalan terhadap COVID-19.


"Nah memang kita lihat gap-nya cukup besar antara dosis datu dan dua," kata Siti Nadia. "Karena masih ada masyarakat yang menganggap bahwa dengan satu kali suntik saja sudah cukup."

Padahal rekomendasi vaksinasi COVID-19 adalah sebanyak dua dosis dengan satu merek yang sama. Sehingga masih ada pekerjaan besar bagi pemerintah agar cakupan vaksinasi dosis keduanya bisa segera terpenuhi.

Sementara itu pemerintah juga tetap memulai program vaksinasi COVID-19 dosis ketiga alias booster yang sifatnya tidak wajib. "Padahal sekarang kami malah memberikan tiga kali suntik untuk meningkatkan proteksi pada masing-masing orang," papar Siti Nadia.

Di sisi lain, program booster COVID-19 sudah dimulai dengan prioritas lansia serta kelompok masyarakat dengan kondisi kekebalan tubuh lebih rendah. Kelompok yang diprioritaskan ini diimbau untuk memeriksa aplikasi PeduliLindungi untuk melihat apakah sudah menerima tiket booster atau belum.

Untuk tahap awal vaksinasi booster menggunakan tiga merek vaksin, yakni Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna yang masing-masing diberikan setengah dosis saja. Untuk booster Pfizer dan AstraZeneca diberikan bagi penerima vaksin primer Sinovac, sedangkan booster Moderna untuk penerima vaksin primer AstraZeneca.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts