Usai Temukan Hamster Positif COVID-19, Hong Kong Akan Musnahkan 2 Ribu Hewan Kecil Lainnya
Pixabay
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sejak pandemi COVID-19 berlangsung, adanya hewan yang terpapar virusnya menjadi hal umum bagi publik. Baru-baru ini, toko hewan di Hong Kong mendeteksi hamster yang dinyatakan positif COVID-19.

WowKeren - Pada Selasa (18/1), pihak berwenang Hong Kong menyampaikan akan memusnahkan sekitar 2 ribu hewan kecil, termasuk hamster. Hal ini dilakukan setelah mendapati beberapa hewan pengerat yang dinyatakan positif COVID-19 di sebuah toko hewan peliharaan tempat seorang karyawan yang terinfeksi saat bekerja.

Melansir AP News, menurut pejabat dari Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi, Hong Kong juga akan menghentikan penjualan hamster, serta impor hewan tersebut. Langkah ini dilakukan setelah karyawan toko hewan peliharaan itu dinyatakan positif COVID-19 varian Delta pada Senin (17/1). Kemudian beberapa hamster yang diimpor dari Belanda juga dinyatakan positif COVID-19.

"Jika Anda memiliki hamster, Anda harus memelihara hamster di rumah, jangan dibawa keluar," tutur Direktur Departemen, Leung Siu-fai dalam konferensi pers, dikutip Selasa (18/1). "Semua pemilik hewan peliharaan harus memperhatikan kebersihan pribadi yang baik, dan setelah Anda bersentuhan dengan hewan dan makanan mereka, Anda harus mencuci tangan. Jangan mencium hewan peliharaan Anda."



Siu-fai menuturkan meski pihak berwenang mengakui bahwa "tidak ada bukti" atas hewan peliharaan dapat menularkan virus COVID-19 terhadap manusia, namun sebagai tindakan pencegahan, pelanggan yang telah membeli hamster dari toko yang terkena dampak setelah 7 Januari lalu, akan dilacak dan diminta melakukan karantina wajib. Selain itu, mereka juga harus menyerahkan hamster kepada pihak berwenang untuk diturunkan.

Lebih lanjut, Siu-fai mengatakan pihak berwenang minta bahwa semua toko hewan peliharaan yang menjual hamster di Hong Kong harus berhenti beroperasi dan sekitar 2 ribu hewan kecil tersebut, termasuk hamster dan chinchilla, akan dimusnahkan secara manusiawi. Sementara untuk pelanggan yang membeli hamster mulai 22 Desember 2021, juga akan menjalani tes wajib dan didesak untuk tidak masuk ke komunitas sampai hasil tes keluar dan dinyatakan negatif COVID-19.

Apabila hamster mereka dinyatakan positif, maka mereka akan dikarantina. Untuk saat ini, pihak berwenang mengatakan tidak akan mengesampingkan penularan antara manusia dan hewan.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts