ESPN Tak Kirim Wartawan ke Olimpiade Beijing 2022 Karena COVID, Keselamatan Karyawan Paling Penting
Pixabay/ilustrasi/michaelwederman
Dunia

ESPN (Entertainment and Sports Programming Network) memutuskan tidak mengirim wartawan untuk meliput langsung ajang Olimpiade Beijing 2022. Keputusan itu diambil usai melihat kondisi pandemi COVID-19 di Tiongkok.

WowKeren - Di bawah tekanan kasus COVID-19 yang makin meningkat tajam di Tiongkok menjelang Olimpiade Beijing 2022, ESPN menyampaikan sebuah pengumuman tak terduga. Kamis (20/1), ESPN mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengirim wartawan untuk bertugas di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 karena kekhawatiran terhadap COVID-19 dan aturan pembatasan terkait.

Sebaliknya, jaringan olahraga tersebut akan meliput Olimpiade dari jarak jauh. Mereka pun mengaku telah menyiapkan diri dengan rencana kuat yang akan diluncurkan sebelum awal kompetisi bulan depan.

"Keselamatan karyawan kami sangat penting bagi kami. Dengan pandemi yang terus menjadi ancaman global, dan dengan pembatasan di tempat terkait COVID yang diberlakukan untuk Olimpiade yang akan membuat liputan menjadi sangat menantang, kami merasa bahwa menjaga orang-orang kami di rumah adalah keputusan terbaik bagi kami," kata Norby Williamson, wakil presiden eksekutif ESPN.

Awalnya mereka berencana mengirim 2 reporter ke Tiongkok. Tapi mereka sekarang akan bergabung dengan tim yang lebih besar yang didedikasikan untuk melaporkan peristiwa tersebut melalui langkah-langkah yang telah diterapkan oleh penyelenggara untuk membuat informasi dan wawancara tersedia secara online.


ESPN membuat pengumuman tersebut sehari setelah NBC Sports mengatakan kepada USA Today bahwa mereka tidak akan mengirim tim mereka ke pertandingan.

"Tim yang mengumumkan untuk Olimpiade ini, termasuk figure skating, akan mengadakan acara dari Stamford kami, [Conn.], fasilitas karena kekhawatiran COVID," Greg Hughes, wakil presiden senior komunikasi dengan olahraga NBC mengatakan kepada organisasi berita dalam sebuah wawancara telepon.

Meski begitu, Hughes menambahkan bahwa mereka masih tetap akan memiliki "kehadiran yang besar" di Beijing untuk pertandingan tersebut. Termasuk Tuan Rumah Olimpiade jaringan tersebut, Mike Tirico, yang akan hadir di sana dari upacara pembukaan pada 4 Februari tetapi kembali ke Los Angeles untuk menjadi tuan rumah Super Bowl pada 13 Februari.

"Rencana kami berkembang dari hari ke hari seperti halnya untuk sebagian besar perusahaan media yang meliput Olimpiade, pungkas Hughes.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts