Malaysia Kembali Lanjutkan Penjualan Tiket untuk Travel Bebas Karantina dengan Singapura
pixabay.com/Ilustrasi/PhotoMIX-Company
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sebelumnya, Malaysia telah menangguhkan penjualan tiket VTL pada 23 Desember 2021 lalu dengan melihat perkembangan kemungkinan klaster COVID-19 yang melibatkan omicron.

WowKeren - Malaysia telah melanjutkan kembali penjualan tiket bus dan penerbangan untuk Vaccinated Travel Lane (VTL) dengan Singapura. New Straits Times (NST) melaporkan bahwa kebijakan itu mulai berlaku pada 21 Januari.

Langkah ini diambil ketika sejumlah wilayah di dunia tengah berjibaku menghadapi penyebaran varian omicron. Pengumuman itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin.

Ia mengklarifikasi bahwa kuota untuk tiket penerbangan dan bus telah dikurangi menjadi 50 persen dari kapasitas aslinya. Menurut laporan Bernama, keputusan itu telah diambil dengan terlebih dahulu mempertimbangkan hasil penilaian risiko terkait situasi COVID-19 di kedua negara.

Dalam hal penumpang yang telah membeli tiket perjalanan mereka untuk tanggal setelah 20 Januari, sebelum pengumuman penjualan tiket VTL ditangguhkan, mereka akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mereka sesuai dengan kuota sebelumnya.


Sebelumnya, Malaysia telah menangguhkan penjualan tiket VTL ini pada 23 Desember 2021 lalu. Keputusan itu diambil dengan melihat perkembangan mengenai kemungkinan klaster COVID-19 yang melibatkan varian omicron.

Jumlah kuota untuk penjualan tiket ini, juga bisa berubah. Khairy mengatakan bahwa peningkatan kuota penjualan tergantung pada penilaian risiko selanjutnya yang dilakukan oleh kementerian kesehatan.

Pelaku perjalanan VTL ini diwajibkan untuk melakukan tes rapid antigen sendiri setibanya di Malaysia, yakni pada hari kedua, keempat, dan keenam setelah tiba. Sedangkan di hari ketiga dan kelima mereka diminta untuk melakukan tes rapid antigen profesional.

"Kemenkes ingin mengingatkan semua pelancong VTL untuk melakukan tes antigen RTK-Ag pribadi pada hari kedua, keempat dan keenam setelah kedatangan," kata mereka. "Dan tes RTK-Ag profesional pada hari ketiga dan kelima kedatangan."

Lebih lanjut, Kemenkes meminta para pelancong mematuhi prosedur yang berlaku demi keselamatan bersama. "Kami meminta semua pelancong untuk bertanggung jawab dan mematuhi SOP yang berlaku untuk mengurangi risiko infeksi," tambahnya.

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts