Vicky Prasetyo kembali tak bisa mempertahankan rumah tangganya dengan Kalina Oktarani yang baru genap berlangsung satu tahun. Simak harapan anak tertua Vicky yang telah berusia 17 tahun berikut ini.
- Neressa Prahastiwi
- Selasa, 01 Februari 2022 - 21:56 WIB
WowKeren - Vicky Prasetyo berbagi pemikirannya setelah bercerai dari Kalina Oktarani melalui tayangan di kanal YouTube NGOBROL ASIX pada Selasa (1/2). Dalam bincang-bincangnya bareng Anang Hermansyah, Vicky mengungkap reaksi anaknya yang paling tua.
Vicky Prasetyo diketahui tinggal bersama Cinta Kana, Naiyira Mano Takbiranisya dan Al Karim Benzema. Tiga anak Vicky tersebut telah merasakan kehidupan dengan ibu yang berbeda-beda dalam waktu singkat.
Anak tertua Vicky Prasetyo yang telah berusia 17 tahun, diduga adalah Cinta Kana, lantas menasihati sang papa untuk tidak buru-buru mencari pengganti Kalina. Sebagai anak, Cinta mengungkapkan harapan mempunyai sosok ibu dan pendamping ayahnya yang berlangsung selamanya.
"Aku sih jujur aja Yah, aku sih bangga jadi anak Daddy Vicky," ujar Vicky Prasetyo menirukan ucapan anaknya. "Cuma kalau memang berkenan dan bisa, kalau andaikata sama Mami Kalina sudah selesai, jangan cepet punya seseorang lagi."
"Sebelum Daddy bener-bener yakin banget kalo (wanita) ini buat kita untuk yang terakhir," lanjutnya. "Karena Daddy kan nggak hidup sendiri, Daddy punya anak yang hidup di lingkungan sekolah."
Anak Vicky Prasetyo juga mengingatkan karma yang bisa saja dialaminya di masa depan apabila sang ayah mempermainkan wanita. "Terlepas aku nggak tau yang salah Mommy apa Daddy, tapi kalo misalkan Daddy ada khilaf memainkan perasaan orang, inget anak Daddy wanita. Kalo nanti aku nangis karena dimainin laki-laki, kan Daddy nggak terima," tutur anak Vicky.
Mendengar penuturan Vicky Prasetyo, Anang Hermansyah memiliki pendapat berbeda. Menurut suami Ashanty tersebut, Vicky tak pernah berniat menyakiti hati wanita meski bergonta-ganti pasangan.
"Kan selama ini Vicky.. aku nggak pernah lihat Vicky memainkan perempuan," tandas Anang. "Opini ya opini. Yang penting kan Vicky-nya (tidak begitu)."
(wk/nere)