26 Orang Tewas Tersengat Listrik di Pasar Kongo Usai Kabel Bertegangan Tinggi Jatuh ke Parit
Dunia

Kondisi parit, dikatakan warga sekitar, memang kerap meluap ke pasar karena tidak mampu menampung air hujan. Para pedagang terpaksa harus berjualan dengan kondisi air tergenang.

WowKeren - Insiden nahas terjadi di sebuah pasar yang ada di ibu kota Republik Demokratik Kongo, Kinshasa. Pada Rabu (2/1), sebuah kabel bertegangan tinggi jatuh ke saluran drainase, sebagaimana disebutkan oleh pihak berwenang setempat.

Akibat kecelakaan itu, 26 orang tewas. Charles Mbutamuntu, juru bicara pemerintah provinsi Kinshasa, mengatakan kepada AFP bahwa saat kabel putus, ujung kabel menyentuh parit.

"Kabel putus dan ujung kabelnya jatuh ke parit yang terisi air setelah hujan pagi," ujarnya. "Saat ini, 26 orang tewas karena tersengat listrik."

Kepala polisi Kinshasa Sylvano Kasongo mengatakan jika ada beberapa orang tewas di tempat kejadian. Parit tersebut melintasi pasar Matadi-Kibala yang merupakan salah satu pasar yang populer dan terletak di ibu kota bagian barat. Kota metropolitan itu merupakan rumah bagi 10 juta orang penduduk.


Kondisi parit, dikatakan warga sekitar, memang kerap meluap ke pasar karena tidak mampu menampung air hujan. Christelle Zindo, salah satu pedagang, mengatakan kepada AFP karena kondisi itu para pedagang terpaksa harus berjualan dengan kondisi air tergenang.

"Setiap kali ada hujan, airnya tidak mengalir tetapi meluap ke pasar karena parit tersumbat," katanya menjelaskan. "Dan semua pedagang harus berjualan dengan kaki yang berada di genangan air."

Ia juga mengeluhkan ketidakpedulian total dari pihak berwenang terkait masalah ini. Sementara itu, infrastruktur kelistrikan di Kongo memang boleh disebut tidak ditangani dengan baik. Kinshasa merupakan kota yang rentan terhadap hujan tropis. Sejumlah distrik di sana juga rawan banjir akibat sistem drainase era kolonial yang tidak terpelihara dengan baik.

Mbutamuntu menjelaskan bahwa sebagian besar korban yang tewas berasal dari kalangan pedagang dan pelanggan dan sejumlah orang yang lewat. Selanjutnya, penyelidikan tengah dilakukan untuk mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab atas insiden nahas tersebut.

"Sebagian besar orang yang terbunuh adalah pedagang dan pelanggan, dan beberapa orang yang lewat," jelasnya. "Jenazah dibawa ke kamar mayat dan penyelidikan telah dibuka untuk menetapkan tanggung jawab."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait