Anti Jaim, Ini Alasan Soyeon (G)I-DLE Suka Bicara Blak-Blakan Saat Jadi Juri 'My Teenage Girl'
TV

Soyeon (G)I-DLE dikenal sebagai salah satu juri program survival 'My Teenage Girl' yang suka bicara blak-blakan dan tak segan mengkritik peserta. Apa alasan sikapnya tersebut?

WowKeren - Pada Jumat (11/2), Jeon Soyeon (G)I-DLE muncul sebagai bintang tamu di program KBS "Yoo Hee Yeol's Sketchbook". Dalam kesempatan ini, dia turut menjelaskan keputusannya menjadi hakim yang tegas di program survival "My Teenage Girl".

Pertama-tama, Soyeon mengungkap pengalamannya menjadi juri di "My Teenage Girl". Dia berkata, "Aku memahami perasaan para gadis di depanku lebih baik daripada siapapun."

"Aku memahami keputusasaan dan aku mengerti mereka ingin menjadi apa karena aku juga pernah mengalaminya. Aku akhirnya banyak berempati dengan para kontestan," imbuhnya.

Yoo Hee Yeol kemudian mengapresiasi keberanian Soyeon yang suka bicara blak-blakan saat menjadi juri. Dia berkomentar, "Soyeon pernah berkata kepada seorang kontestan, 'Ini adalah panggung terburuk yang kulihat hari ini, tidak ada yang pantas untuk dimarahi'."

Dia melanjutkan, "Dia juga mengatakan kepada penonton yang ada di sana untuk memberikan suara mereka, 'Kalian harus mengklik tombol dan bertanggung jawab'. Itu bukan sesuatu yang bisa kamu katakan tanpa keberanian besar. Tidakkah sulit bagimu untuk mengatakannya?"



Menanggapi hal ini, Soyeon mengatakan bahwa dia ingin membantu para kontestan dengan cara yang jujur. Karena itulah dia tak segan untuk memberi komentar tegas agar mereka dapat memperbaiki kesalahannya.

Dia menjelaskan, "Biasanya aku tidak pandai memberitahu orang-orang apa yang tidak ingin mereka dengar. Tapi begitu aku menerima posisi juri di acara ini, aku merasa bahwa aku seharusnya menjadi penjahat saja."

"Aku menerima posisi itu dengan pikiran memikul tanggung jawab dengan mengikuti peran seperti itu," lanjutnya. "Aku pikir penting bagiku untuk menjadi seseorang yang dapat membantu gadis-gadis ini dengan mengatakan apa yang perlu mereka dengar."

"Bahkan jika melihat ke belakang pada hari-hariku sebagai trainee, ada saat-saat ketika aku membutuhkan seseorang untuk memberitahuku bahwa aku melakukan sesuatu yang salah. Jadi sekarang, aku telah menjadi orang yang mengatakan kata-kata sulit itu," pungkas idol kelahiran 1998 tersebut.

Sementara itu, "My Teenage Girl" adalah ajang survival yang terdiri dari 83 siswa di mana mereka berbagi mimpi yang sama yakni menjadi idol. Dibagi menjadi kelas 1-4, pemenang di antara mereka nantinya akan debut sebagai girl grup berskala global.

Para peserta harus menerima 75 persen voting dari penonton di lokasi Untact untuk bertemu dengan para juri. Alhasil, ada trainee yang memiliki skill sangat baik namun gagal bertemu juri karena penonton di studio tidak menekan tombol untuk memilih mereka.

(wk/eval)


You can share this post!


Related Posts