Pada Kamis (24/2) hari ini, Ukraina lantas menyatakan bahwa pihaknya telah menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil karena 'risiko tinggi' terhadap keselamatan.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 24 Februari 2022 - 14:49 WIB
WowKeren - Rusia saat ini sudah mulai melancarkan serangan kepada Ukraina. Pada Kamis (24/2) hari ini, Ukraina lantas menyatakan bahwa pihaknya telah menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil karena "risiko tinggi" terhadap keselamatan.
Perusahaan Layanan Lalu Lintas Udara Negara Ukraina mengatakan di situs webnya bahwa wilayah udara negara itu ditutup untuk penerbangan sipil mulai pukul 00:45 GMT pada hari Kamis. Layanan lalu lintas udara Ukraina juga telah ditangguhkan.
Sementara Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) mengatakan bahwa wilayah udara di Rusia dan Belarus dalam jarak 100 mil laut (185 kilometer) dari perbatasan mereka dengan Ukraina juga dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi maskapai penerbangan. EASA menyinggung kehadiran berbagai sistem peperangan sebagai salah satu penyebab risiko tersebut.
"Secara khusus, ada risiko penargetan yang disengaja dan kesalahan identifikasi pesawat sipil," jelas badan tersebut. "Kehadiran dan kemungkinan penggunaan berbagai sistem peperangan darat dan udara menimbulkan risiko TINGGI bagi penerbangan sipil yang beroperasi di semua ketinggian dan tingkat penerbangan."
Lebih lanjut, EASA mengatakan Kementerian Pertahanan Rusia telah mengirim pesan mendesak ke Ukraina yang memperingatakan risiko tinggi terkait keamanan penerbanganan karena senjata dan alat militer mulai Kamis pukul 00:45 GMT. Kemenhan Rusia disebut telah meminta kontrol lalu lintas udara Ukraina untuk menghentikan penerbangan.
Di sisi lain, situs web pelacakan penerbangan menunjukkan sejumlah pesawat telah menghindari wilayah Ukraina pada Kamis pagi ini. Situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 mencatat pesawat El Al dengan rute Tel Aviv ke Toronto tiba-tiba berbelok keluar dari wilayah udara Ukraina sekitar waktu wilayah udara tersebut ditutup. Kemudian banyak penerbangan Polish Airlines dari Warsawa ke Kyiv juga kembali ke Warsawa pada waktu yang hampir bersamaan.
Sebelum ini, beberapa negara seperti Amerika Serikat, Italia, Kanada, Prancis, dan Inggris juga telah mengatakan kepada maskapai penerbangan mereka untuk menghindari wilayah udara tertentu di atas Ukraina timur dan Krimea. Meski demikian mereka tidak menerapkan larangan terbang secara total di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Rusia telah menutup beberapa wilayah udara di sektor Rostov di sebelah timur perbatasannya dengan Ukraina "untuk memberikan keamanan" bagi penerbangan sipil.
(wk/Bert)