Jerry Sanders, seorang insinyur agensi dan pemimpin tim untuk upaya penambangan tersebut mengatakan jika NASA ingin siap menambang apa pun yang ditemukannya saat mendarat.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 07 Maret 2022 - 19:48 WIB
WowKeren - NASA tengah berupaya untuk memanfaatkan sumber daya yang ada di bulan bagi kepentingan manusia. Keinginan NASA untuk menambang es dan mineral di bulan mendorong penelitian baru di Bumi tentang bagaimana astronaut dapat memanfaatkan bahan-bahan tersebut.
Para ilmuwan telah mempelajari batuan bulan yang dibawa kembali dari misi Apollo. NASA pun telah mengonfirmasi keberadaan es di kawah di Kutub Selatan bulan. Sejumlah peneliti dan insinyur di NASA sekarang mencoba untuk menyempurnakan penggunaan sumber daya tersebut.
Jerry Sanders, seorang insinyur agensi dan pemimpin tim untuk upaya penambangan tersebut mengatakan jika NASA ingin siap menambang apa pun yang ditemukannya saat mendarat. Kemungkinan sasarannya adalah Kutub Selatan Bulan.
"Ketika kita pergi ke kutub utara atau selatan, dan kita benar-benar mulai bermain-main dengan regolith, kita mungkin menemukan beberapa hal yang tidak ditemukan oleh misi Apollo," ujarnya kepada United Press International. "Tetapi dari perspektif yang sangat luas, kita pikir kita tahu apa yang diharapkan."
Saat ini NASA tengah berencana untuk mendaratkan manusia di Kutub Selatan Bulan pada tahun 2025. Namun, rencana itu hanya akan terwujud jika badan tersebut menerima dana yang memadai dari Kongres. Sebuah misi penjelajah, Viper, diharapkan dapat memetakan sumber daya dan endapan es bulan di sekitar Kutub Selatan pada tahun 2023.
Es yang terdapat di bulan tak hanya dapat digunakan untuk minum maupun bercocok tanam, namun juga diubah menjadi bahan bakar hidrogen atau oksigen. Mineral yang ada juga dapat diekstraksi untuk memasok printer 3D untuk manufaktur, yang mana semuanya itu merupakan kelebihan mengingat tidak memerlukan waktu pengiriman yang lama dari Bumi.
Mineral yang didapat di Bulan diharapkan dapat digunakan untuk membuat bagian-bagian mesin, membuka jalan, hingga membangun tempat tinggal. Ekstraksi mineral khusus untuk manufaktur akan menjadi fokus Universitas Sains dan Teknologi Missouri, di Rolla. Sedangkan Para peneliti dari Universitas Auburn, di Alabama selatan, akan menciptakan alat elektronik untuk menjaga keandalan dalam menghadapi lingkungan bulan yang sangat dingin.
(wk/zodi)