Kim Hye Soo Tanggapi Kritikan Media Global Soal Karakternya di 'Juvenile Justice'
Netflix
TV

Dalam wawancara terbaru, Kim Hye Soo menanggapi menanggapi beberapa kritik media global yang merasa sulit untuk bersimpati atas sikap dingin karakternya terhadap kriminal remaja.

WowKeren - Kim Hye Soo belum lama ini menyapa penonton lewat "Juvenile Justice". Aktris kelahiran tahun 1970 itu memerankan karakter Sim Eun Seok, seorang hakim yang membenci kriminal remaja karena masa lalunya yang traumatis.

Dalam sebuah wawancara belum lama ini, Kim Hye Soo menanggapi menanggapi beberapa kritik media global yang merasa sulit untuk bersimpati atas sikap dingin karakternya terhadap kriminal remaja. Trauma masa lalunya tidak diungkap hingga dua episode terakhir.

"Aku mulai dengan dialog (kuat) ini bahwa 'Aku tidak punya apa-apa selain kebencian terhadap kriminal muda'. Sangat tidak pada tempatnya bagi seorang hakim untuk mengatakan itu, tetapi kalimat itu juga mengingatkanku pada sikap masa laluku terhadap para pemuda ini," ujar Kim Hye Soo.

"Sebagai orang luar, kupikir aku juga kaget dan merasa marah ketika menemukan berita seperti itu, kekejaman kejahatan yang dilakukan anak di bawah umur, atau aku menangis karena siswa yang menjadi korban," imbuh Kim Hye Soo.


"Aku membenci penjahat muda dan kejahatan mereka. Aku juga mengkritik vonis yang diberikan hakim kepada mereka. Sim Eun Seok adalah hakim dan anggota keluarga korban (kejahatan remaja). Dia membenci pelanggar muda dan kejahatan mereka," tambah Kim Hye Soo.

"Namun pada akhirnya ditunjukkan bahwa dia, sebagai hakim, sebagai orang dewasa, mencoba mengikuti jalan keyakinannya, yaitu tanggung jawab. Terlepas dari luka pribadinya, pikirannya sendiri dan prasangka sosial terhadap para pelaku, dia tetap pada keyakinannya," lanjut Kim Hye Soo.

"Kupikir (sikapnya) sangat tumpang tindih dengan apa yang coba dikatakan seri ini, dan begitulah caraku mendekati karakter ini," pungkas Kim Hye Soo yang juga mengaku sulit untuk tetap tenang dan acuh pada beberapa adegan "Juvenile Justice".

Sementara itu, "Juvenile Justice" yang dirilis pada 25 Februari lalu kurang mendapatkan respon bagus di chat Netflix dunia. Namun keseluruhan cerita drama ini mendapat ulasan positif karena menyoroti kejahatan seperti pembunuhan, pemerkosaan, kekerasan di sekolah, intimidasi, molka (syuting ilegal), perdagangan seks hingga pelaku pelanggaran di bawah umur.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait