HITSfluencer : Tesya Monica, Bikin Produktif Lewat Tutorial Gambar-Gambar Kekinian
Instagram/tesyamo
Selebriti
HITSfluencer

Mudah dan praktis merupakan alasan kuat makin populernya gambar-gambar digital. Ingin tahu bagaimana mudahnya belajar menggambar ala Tesya Monica? Simak lebih lengkap berikut ini!

WowKeren - Di era modern saat ini, gambar digital tentu saja makin banyak digemari. Akses pewarnaan yang lebih mudah dan praktis merupakan alasan kuat mengapa gambar digital menjadi kian populer di kalangan para kreator seni. Salah satu kreator yang kerap membagikan konten gambar digital adalah Tesya Monica. Pemilik akun TikTok, @tesyamo, ini terkenal berkat konten-konten gambar digitalnya.

Mulai aktif di TikTok sejak tahun 2020, Tesya kini sudah sukses mengantongi lebih dari 1,5 juta pengikut. Selain itu, mahasiswi Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Yogyakarta ini juga sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 31,4 juta likes. Lewat kontennya, Tesya kerap kali membagikan tutorial-tutorial serta tantangan-tantangan menggambar dari followers.



Salah satu konten Tesya di TikTok yang populer adalah saat ia mengunggah tutorial menggambar tangan. Teknik dan trik gambar yang cukup mudah diterapkan ini pun mampu mencuri perhatian penonton. Hingga kini, video tutorial menggambar tangan unggahan Tesya sudah diputar sebanyak lebih dari 12 juta kali.

Setelah sukses di TikTok, Tesya mulai mencoba melebarkan sayapnya ke YouTube. Dengan tutorial gambar yang lebih detail, channel YouTube, Tesyamo, kini sudah menjaring lebih dari 5 ribu subscribers dengan total jumlah penayangan sebanyak 37 ribu kali.

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Tesya secara khusus membeberkan jatuh bangun perjalanan selama menjadi konten kreator. Penasaran seperti apa kisahnya? Berikut ini cerita Tesya selengkapnya.

(wk/yoan)

1. Perjalanan Panjang Temukan Passion


Perjalanan Panjang Temukan <i>Passion</i>
TikTok/tesyamo

Ketertarikan Tesya pada dunia menggambar bermula ketika ia mendapatkan hadiah komik dari majalah Bobo saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Meski demikian, ia masih tidak sadar. Bahkan waktu SMP, Tesya memilih menekuni seni musik dengan mempelajari biola. Ia juga sempat bercita-cita menjadi insinyur dan masuk jurusan IPA di SMA. Sampai pada akhirnya, seorang teman membuat Tesya menyadari passion-nya.

"Aku dari SMP sudah bisa main biola, sudah tampil di mana-mana dan menang lomba, tapi aku tidak mendapatkan feeling yang lebih. Masih ada hal yang kosong. Pas SMA, ini titik krusialnya. Sok-sokan milih IPA, karena enggak ada pikiran untuk terjun ke seni," kenang Tesya. "Sampai aku tanya sama teman aku, tapi kata temanku malah, 'lah, kan kamu suka gambar'. Nah, dari situ aku coba mulai lagi ulik-ulik gambar."

Tesya akhirnya mulai menggambar digital di ponsel menggunakan aplikasi yang tidak berbayar seperti MediBang Paint. Ia juga memberanikan diri mengunggah gambar buatannya ke Webtoon. Sayangnya, unggahan pertama Tesya malah banjir hujatan. Ia pun rehat demi meningkatkan skill sebelum akhirnya mengunggah ulang dengan gambaran yang lebih bagus. Tak disangka, unggahan terbarunya di Webtoon bertajuk "Amore" ini pun banjir pembaca dan selalu masuk Top 5 Webtoon Kanvas.

Sebelumnya, Tesya mengaku sempat tidak mendapatkan restu dari sang ibunda untuk mendalami bakat menggambar. Namun berkat tekad kuat dan pencapaiannya, Tesya berhasil melunakkan hari sang ibunda untuk merestui langkahnya mendalami dunia seni, terutama menggambar.

2. Viral Berkat Ubah Elsa Jadi Mermaid


Viral Berkat Ubah Elsa Jadi <i>Mermaid</i>
TikTok/tesyamo

Saat duduk di bangku perguruan tinggi, Tesya sengaja mengurangi kegiatan di luar perkuliahan. Pasalnya, ia lebih memilih memanfaatkan waktu untuk mengeksplor kemampuannya di bidang menggambar ilustrasi. Sampai pada akhirnya, ia menemukan TikTok sebagai platform yang asyik untuk berbagi informasi. Ia pun tertarik untuk mulai mengunggah video di TikTok.

"Setelah itu aku masuk (TikTok), iseng-iseng buat video ternyata naik. Awalnya itu bukan konten gambar. Malah dulu awalnya ingin jadi konten kreator kuliner," jelas Tesya. "Nah, tiba-tiba ada yang komentar, 'kak, ubah Elsa jadi mermaid'. Asyik juga nih. Tiba-tiba, bangun-bangun itu aku lihat 3-5 juta viewers. Dari situlah titik baliknya aku. Akhirnya keterusan di gambar, memberi tutorial, dikembangkan mulai dari sana."

Dalam unggahan tersebut, Tesya menjawab tantangan dari followers yang memintanya untuk mengubah karakter tokoh kartun animasi dari film "Frozen" bernama Elsa menjadi mermaid (putri duyung). Tak disangka, unggahan ini pun banyak mencuri perhatian. Hingga kini, video yang diunggah pada 17 Juni 2020 ini sudah mengumpulkan lebih dari 7 juta penonton.

Beragam model ilustrasi seperti tutorial hingga challenge menggambar sudah pernah dibuat Tesya. Sejauh ini, video tutorial menggambar tangan merupakan konten yang paling berkesan baginya. Ia mengaku bahwa konten tersebut merupakan titik balik di mana akun TikTok-nya makin berkembang dan memikat lebih banyak pengikut.

3. Dicintai Berkat Karakter Suara Khas Shinchan


Dicintai Berkat Karakter Suara Khas Shinchan
TikTok/tesyamo

Ketika membuat konten, Tesya selalu membawakan dengan ceria dan ekspresif agar lebih dekat dengan para pengikutnya. Tak jarang, para pengikut malah salah fokus dengan suaranya. Mereka menyebut bahwa suara Tesya mirip dengan karakter utama kartun "Crayon Shinchan", Shinchan, namun dengan versi wanita. Alih-alih tersinggung, Tesya justru merasa senang jika ada yang menyoroti karakter suaranya.

"Orang menganggap suaraku kayak Shinchan versi cewek. Malah karakter yang disebutkan sama followers adalah hal yang tidak aku sangka. Jadi benar-benar alami bisa terbentuk branding-nya," ungkap Tesya. "Aku paling terkesan dan bikin aku semangat kalau seandainya ada komentar yang berkaitan sama karakter aku, 'kak, kok suaranya kayak Shinchan'."

Sebagai rasa terima kasih karena sering kali memberikan semangat, Tesya tak segan memberikan reward kepada para pengikutnya. Dalam reward ini, Tesya akan memilih followers secara acak untuk digambarkan ilustrasi digitalnya. Meski sempat tertunda karena beberapa hal, kini Tesya akhirnya sukses realisasikan konten menggambar followers.

"Inilah titik dimana aku kasih reward kepada followers aku, ungkapan terima kasih lah. Karena (menggambar followers) sudah banyak di-request," lanjut Tesya. "Inginnya sih dulu pada saat aku masih berkembang, tapi aku enggak mau, soalnya kalau aku begitu dari awal orang akan mengingat aku bukan 'kakak yang memberi tutorial gambar', tapi 'kakak yang suka gambar orang gratis'."

4. Abadikan Momen 17 Agustus dengan Menggambar 31 Jam


Abadikan Momen 17 Agustus dengan Menggambar 31 Jam
TikTok/tesyamo

Pada dasarnya, menggambar manual lebih rumit dan susah dibandingkan dengan digital. Karena itulah, Tesya lebih menyukai gambar digital. Namun, sesekali ia juga menggambar secara manual untuk memperingati momen-momen tertentu. Seperti saat ia merayakan momen hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-76 dengan menggambar selama 31 jam.

"Pada waktu itu, aku buat (lukisan) karena ingin memperingati 17 Agustus. Aku itu jarang banget mengambil momen. Masak sih, 17 Agustus enggak ngapa-ngapain," ujar Tesya. "Pada saat itulah aku gambar, kurang lebih 3 hari aku menyelesaikan gambar itu. Aku dapat inspirasinya langsung saja dan alhamdulillah terealisasikan. Banyak sekali filosofinya dalam gambar itu."

Di sisi lain, Tesya mengaku pernah mendapatkan komentar-komentar yang negatif. Alih-alih merasa down, ia malah menggunakan komentar tersebut untuk mengevaluasi gambarnya. Namun, jika komentar dirasa terlalu melewati batas, biasanya ia akan membalas dengan konten-konten yang sarkas.

5. Makin Produktif Jika Patah Hati


Makin Produktif Jika Patah Hati
TikTok/tesyamo

Menurut Tesya, salah satu tantangan terberat yang ia alami saat membuat konten adalah konsisten. Terlebih, saat ia harus membuat konten namun tengah mengalami art block (kehabisan ide). Jika hal itu terjadi, Tesya biasanya akan membaca komentar-komentar dari para pengikut untuk menemukan ide-ide konten baru.

Seringnya Tesya mengalami art block ditengarai karena kini ia sudah tak pernah lagi merasa patah hati. Sebab bagi dirinya, inspirasi akan mengalir dengan deras saat dilanda patah hati. Untuk menyiasati hal tersebut, Tesya akan terlebih dulu memancing emosi sedihnya dengan mendengarkan lagu-lagu galau.

"Aku percaya satu kutipan kalau waktu berseni paling baik adalah saat kita patah hati. Pas masih SMA, pada saat itu aku patah hati, itu semua imajinasi itu keluar. Sekarang, aku sudah punya orang yang melengkapi, jujur aku susah dapat inspirasi," beber Tesya. "Makanya kalau sekarang aku mau cari inspirasi, aku harus dengerin lagu galau, kalau bisa sampai aku nangis baru bisa gambar."

6. Tips Pertahankan Jumlah Viewers Meski Ada Transisi Konten


Tips Pertahankan Jumlah <i>Viewers</i> Meski Ada Transisi Konten
TikTok/tesyamo

Bagi beberapa kreator yang baru memulai, membuat video dengan beragam isi konten tentu saja akan beresiko terhadap jumlah viewers. Meski demikian, transisi konten ini masih memungkinkan untuk dilakukan. Tesya menyebutkan bahwa pergantian isi konten bisa dilakukan secara perlahan dengan penempatan yang tepat.

"Tapi kalau misalnya kalian pengen transisi (konten), diselipkan dulu. Penempatan konten intinya. Jadi gimana kita bisa mengolah kontennya itu," saran Tesya. "Kayak aku sekarang, konten kuliner kuselipkan ke gambar pelan-pelan. Kalau misalnya konten kuliner aku mulai diterima, mulai dibanyakin sedikit di kuliner."

Selain melakukan penyesuaian isi konten, Tesya juga mengungkapkan bahwa seorang kreator harus memiliki karakter yang kuat. Karakter yang kuat akan membuat followers merasa lebih dekat dan mudah menerima konten-konten ke depannya.

"Yang paling kuat adalah karakter sebenarnya. Karakter itu enggak bisa dipaksa. Coba buat 1-3 konten, nanti bakal terbentuk sendiri karakternya. Tapi pada intinya, teman-teman bisa eksplor diri sendiri, jangan ke karakter lain," pesan Tesya. "Kalau mau jadi konten kreator, jangan berharap naik dulu. Tapi, lakukan saja totalitas. Kalau total, pasti ada imbalannya kok. Dan jangan malas saja. Soalnya aku pernah malas dan traffic aku turun."

7. Ingin Berikan Kemudahan Kepada Banyak Orang


Ingin Berikan Kemudahan Kepada Banyak Orang
TikTok/tesyamo

Ke depannya, Tesya mengaku ingin membuat konten "A Day In My Life" agar lebih dekat dengan followers. Selain itu, ia juga mulai mencoba merambah ke YouTube untuk membagikan tutorial-tutorial yang lebih detail. Tesya berharap konten-konten yang ia unggah bisa lebih banyak memberikan kemudahan kepada orang-orang yang ingin belajar menggambar.

"Sekarang aku fokus kontennya selain ilustrasi, lebih ke tutorial. Karena aku ingin sharing gratis ke teman-teman yang lagi belajar ilustrasi. Aku ingin mereka tahu, gambar itu gampang kalau tahu dasarnya. Makanya aku juga merambah ke platform lain, YouTube," jelas Tesya. "Aku juga ingin memberikan kesempatan ke teman-teman, apalagi yang ada di daerah susah banget cari guru gambar. Aku ingin menjadi sosok yang bisa menjadi suatu kemudahan untuk mereka, harapannya gitu."



You can share this post!