Dea OnlyFans ditangkap polisi terkait kasus dugaan pornografi. Sebelum ditangkap polisi, Dea pernah mengungkapkan bahwa ia happy membuat konten di OnlyFans.
- Dessy Novitasari
- Sabtu, 26 Maret 2022 - 12:13 WIB
WowKeren - Nama Dea OnlyFans belum lama ini mendadak menjadi sorotan usai ditangkap pihak kepolisian terkait kasus dugaan pornografi. Konten kreator di aplikasi OnlyFans ini ditangkap karena membuat konten foto seksi-seksi.
Sebelum ditangkap, Dea sempat berpikir bahwa ia melanggar UU Pornografi karena telah membuat konten tersebut. Dea bahkan membuat konten foto-foto seksi di akun OnlyFans dengan sadar. Hal ini disampaikan Dea saat berbincang-bincang dengan Deddy Corbuzier.
"Tahu UU Pornografi. Aku juga bingung om. Harusnya setahu aku, karena aku sadar nge-tag foto itu," ungkap Dea dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier beberapa waktu lalu. "Enggak tahu juga gimana sistemnya, jujur."
Meski telah mengetahui bakal terjerat UU Pornografi, Dea merasa tidak secara terbuka membuat konten itu. Bukan tanpa sebab, untuk masuk akun OnlyFans, orang-orang harus membayar. Tak hanya itu, Dea juga menegaskan bahwa ia tak menjajakan diri meski menjual foto seksinya di OnlyFans.
"Aku bingung juga sebenarnya, enggak semua orang mengakses harus pakai VPN, credit card. Mungkin ada beberapa orang nakal yang masuk untuk ngejual (foto-foto) aku. Ya udah, itu resiko aku," kata Dea. "Enggak open BO. Karena aku enggak sembarangan fotonya. Aku ada fotografer, aku makeup, diedit."
Selain itu, Dea mengungkapkan bahwa ia tak akan terus-menerus menjual konten seksi. Dea mengatakan bahwa itu bukanlah sumber utama dalam mencari uang.
"Bakal stop kalau aku sudah bosan. Aku menganggap ini bukan sebagai longterm atau penghasilan utama," ucap Dea. "Aku masih dapat uang saku dari mama, masih banyak uang sakuku dari mamaku dari yang aku dapat dari OnlyFans."
Namun, Dea mengaku senang saat membuat konten di OnlyFans. Dea pun mempersilahkan netizen untuk menghujat soal keputusannya membuat konten berbau pornografi.
"Happy, kalau enggak happy enggak akan lanjutin. Karena aku fokusnya enggak cuma duit," papar Dea. "Aku suka foto yang seksi-seksi, daripada di Twitter, Instagram, mending sekalian aja."
"Kalau memang ada yang subscribe, silahkan itu urusan mereka," pungkas Dea. "Benar salah objektif. Hak aku, badan-badan aku juga. Itu hak kalian, tujuan aku cuma buat aku happy, apa yang aku lakukan happy."
(wk/dess)