Nyesek, Nenek Mikha Tambayong Sempat Beri Sinyal Perpisahan Sebelum Meninggal Dunia
Instagram/miktambayong
Selebriti

Mikha Tambayong sedang berduka melepas kepergian sang nenek, Maudy Malaiholo untuk selama-lamanya. Begini kronologi nenek Mikha meninggal dikarenakan serangan jantung.

WowKeren - Suasana duka tengah menyelimuti keluarga Mikha Tambayong. Sang nenek, Maudy Malaiholo dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (26/3).

Sang putra sekaligus paman Mikha Tambayong, penyanyi Harvey Malaiholo mengungkap penyebab ibunya meninggal dunia. "Beliau kena serangan jantung, lumayan masif, ada penyumbatan di sisi kanan jantungnya," ujar Harvey Malaiholo saat ditemui di rumah duka di kawasan Tebet, Jakarta.

Harvey mengatakan bahwa kondisi ibunya sempat membaik setelah ditangani tim medis. Dokter sempat memasang ring jantung untuk menyelamatkan kondisi nenek Mikha.

"Dari malam sampai dengan makan siang, beliau makan dalam keadaan sadar dan tidak terasa sakit apa-apa. Beliau makan, malah masih sempat foto, masih dadah-dadah di foto yang diambil," kisah Harvey Malaiholo.

Namun beberapa jam setelahnya, Maudy Malaiholo kembali masuk masa kritis hingga dinyatakan meninggal dunia. Keluarga sempat syok, namun pada akhirnya bisa menerima.

"Kalau sudah dilakukan upaya maksimal, ya kami serahkan saja pada Tuhan, kami sudah siap. Pada akhirnya ya memang ibu kami tercinta mengembuskan napas terakhir," tutur Harvey lagi.


Sebelum meninggal, nenek Mikha Tambayong mengirim sinyal pamit ke keluarga. Keluarga pun sempat merasakan hal ganjal tersebut.

"Ya kami cuma mengambil apa yang terjadi di akhir-akhir hayat. Beliau di foto dia dadah-dadah, kesannya kami menilai, oh beliau mengucapkan perpisahan gitu sama anak cucunya," ujarnya.

Nenek Mikha Tambayong seolah mengatakan jika dirinya akan baik-baik saja jika tak lagi ada di dunia. Bahkan saat anak dan cucunya menjenguk di rumah sakit, Maudy meminta semuanya agar segera pulang.

"Jadi pas ada cucu kami yang datang tuh, beliau masih bilang, 'ngapain sih ke rumah sakit, sudah pulang, pulang'," kata Harvey Malaiholo menirukan sang ibu.

Harey menilai jika ibunya selama ini termasuk punya riwayat kesehatan yang bagus di usianya yang sudah menginjak 78 tahun. Namun apa boleh buat, Tuhan lebih sayang pada sang ibu.

"Kami percaya bahwa ini semua sudah rencananya Tuhan. Kami ikhlas, kami rela ibu kami dipanggil pulang. Kami hanya bersyukur bahwa ibu kami tidak menderita pada saat dipanggil pulang. Prosesnya begitu cepat," tutup Harvey Malaiholo.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait