Korsel Buka Opsi Cabut Kewajiban Masker di Luar Ruangan dan Pembatasan COVID-19 Lain Bulan Ini
Dunia
Pandemi Virus Corona

Korea Selatan kembali melonggarkan sejumlah pembatasan COVID-19 mulai pekan depan. Korsel juga membuka kemungkinan akan mencabut sebagian besar pembatasan pada akhir bulan ini.

WowKeren - Korea Selatan menyatakan bahwa mereka akan kembali melonggarkan aturan social distancing pekan depan. Korsel juga membuka kemungkinan akan mencabut sebagian besar pembatasan terkait pandemi COVID-19 pada akhir bulan ini, termasuk kewajiban memakai masker di luar ruangan.

Mulai Senin (4/4) pekan depan, jam operasional di restoran dan tempat bisnis lainnya akan dibatasi maksimal tengah malam. Sebelumnya, jam operasional mereka hanya dibatasi hingga pukul 11 malam.

Selain itu, pertemuan pribadi juga akan boleh digelar dengan jumlah peserta maksimal hingga 10 orang. Keputusan itu adalah langkah terbaru Korea Selatan dalam melonggaran tindakan anti COVID-19. Sebelumnya, Korsel telah membatalkan manda vaksin dan mencabut karantina wajib bagi pelancong asing yang telah divaksinasi.

Menurut Menteri Kesehatan Korsel Kwon Deok-cheol, pemerintah akan mempertimbangkan untuk menghapus pembatasan jika beban kasus harian terus turun dan sistem medis untuk pasien bergejala parah dikelola secara stabil selama dua minggu ke depan. Namun Kwon menyatakan bahwa aturan wajib masker di dalam ruangan masih akan terus diterapkan.


Kwon mengungkapkan bahwa gelombang COVID-19 di Korsel telah mencapai puncaknya sejak pertengahan Maret 2022 lalu. Kala itu, jumlah kasus harian telah melampaui angka 620.000, meskipun ada kemungkinan jumlah asus kritis dan kematian dapat meningkat lebih lanjut.

Lonjakan kasus-kasus parah dan kematian baru-baru ini telah memenuhi krematorium dan rumah duka di seluruh negeri. Kwon mengatakan bahwa untuk mengurangi beban, pemerintah akan melonggarkan peraturan pemakaman dan mencabut larangan untuk mengubur korban COVID-19.

Sebagai informasi, Korsel sebagian besar telah berhasil membatasi kematian dan kasus kritis melalui vaksinasi yang meluas. Menurut data Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), hampir 87 persen dari 52 juta penduduk telah divaksinasi lengkap, dengan 64 persen telah menerima suntikan booster.

Orang Korea kini juga tampak lebih siap untuk bepergian. Jajak pendapat menunjukkan bahwa orang-orang semakin tidak khawatir tentang dampak tertular virus, dan melihat pencegahannya di luar kendali mereka.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts